Tindak indisipliner mega bintang lapangan hijau, Cristiano Ronaldo di laga Manchester United melawan Tottenham Hostpurs tampaknya berbuntut panjang. Dalam laga tersebut, Cristiano Ronaldo yang tak dimainkan oleh pelatih Erik Ten Hag, memilih untuk meninggalkan lapangan ketika pertandingan belum berakhir. Sang pelatih asal Belanda itupun pada akhirnya menilai bahwa perbuatan yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo merupakan sebuah tindakan indisipliner dan menyalahi profesionalitas seorang pemain bola.
Meski demikian, Cristiano Ronaldo tentu bukanlah sosok sembarangan di dunia sepakbola. Bersama dengan Lionel Messi, pemain asal Portugal ini menjadi wajah dan ikon persepakbolaan dunia dalam kurun waktu lebih dari satu dekade terakhir ini. Nah, ingin tahu fakta-fakta mengenai Cristiano Ronaldo yang tengah "dihukum" oleh Manchester United? Kita simak yuk 5 fakta tentang Cristiano Ronaldo berikut ini!
1. Pemicu Hukuman
Disadur dari laman suara.com, hukuman yang diberikan oleh Manchester United kepada Cristiano Ronaldo disebabkan sang pemain melakukan tindakan indisipliner. Dari laman yang sama, setidaknya ada 2 hal mendasar yang membuat klub menjatuhkan sanksi kepada sang megabintang.
Penyebab pertama adalah tindakan Ronaldo yang meninggalkan lapangan ketika pertandingan antara Manchester United melawan Tottenham Hotspurs masih berlangsung, dan yang kedua, sang pemain tidak ikut dalam perayaan kemenangan. Sekadar informasi, pada pertandingan tersebut, Iblis Merah berhasil memenangi laga dengan skor 2-0 melalui gol yang dilesakkan oleh Fred dan Bruno Fernandes.
2. Sanksi yang Diberikan
Menyikapi tindakan yang dilakukan oleh Ronaldo, sang pelatih Erik Ten Hag pun bertindak tegas. Sang juru taktik berkewarganegaraan Belanda tersebut memutuskan untuk mencoret nama Ronaldo dari daftar pemain yang akan diajaknya untuk laga penuh gengsi melawan Chelsea. Disadur dari laman flahscore, laga antara Setan Merah melawan The Blues akan dilangsungkan pada 22 Oktober 2022, dengan status tuan rumah berada di kubu Chelsea.
3. Reaksi Cristiano Ronaldo.
Menanggapi pencoretan dirinya dari skuat melawan Chelsea, sang megabintang langsung bereaksi dengan mencurahkan isi hatinya. Melalui akun instagram resminya, @cristiano, pemain yang pernah memperkuat Real Madrid dan Juventus tersebut menuliskan kata-kata yang penuh makna.
"Seperti yang selalu aku lakukan sepanjang karierku, aku selalu mencoba untuk hidup dan bermain dengan penuh hormat kepada rekan-rekan, lawan dan pelatih,”. Sang pemain juga melanjutkan; “Hal itu tidak akan pernah berubah. Akupun tidak berubah. Aku masih orang yang sama, masih profesional seperti yang telah aku lakukan sepanjang 20 tahun bermain di sepakbola level tinggi, dan rasa hormat selalu memainkan peran yang penting dalam setiap proses pengambilan keputusan yang aku lakukan,”
4. Perbedaan Alasan Antara Cristiano Ronaldo dan Erik Ten Hag
Meskipun sanksi telah dijatuhkan, namun alasan yang mendasari sanksi tersebut pun masih berbeda penjelasannya. Cristiano Ronaldo mengklaim bahwa apa yang dilakukannya merupakan reaksi terhadap perlakuan Erik Ten Hag yang seolah tak menghormatinya. Ronaldo melakukan aksi meninggalkan lapangan karena kecewa dengan perlakuan sang pelatih yang memintanya untuk melakukan pemanasan, namun pada akhirnya justru memasukkan Anthony Elanga di pergantian terakhir.
Sementara menurut versi Erik Ten Hag, Cristiano Ronaldo diberikan sanksi pencoretan dari skuat kontra Chelsea karena sang pemain menolak ketika akan diturunkan sebagai pemain pengganti di laga melawan Tottenham Hotspurs.
5. Muncul Suara untuk Melepas Cristiano Ronaldo
Kisruh antara Erik Ten Hag, Manchester United dan juga Cristiano Ronaldo tampaknya juga memantik perhatian dari Danny Mills. Eks pemain Manchester City dan timnas Inggris tersebut turut berkomentar bahwa Setan Merah sebaiknya melepas Cristiano Ronaldo di bursa transfer bulan Januari mendatang.
Menurut Mills, cara tersebut merupakan solusi agar stabilitas ruang ganti Manchester United tetap terjaga. "Saya pikir cara terbaik bagi Manchester United untuk menjaga stabilitas ruang ganti adalah melepasnya pada bursa transfer Januari (2023) nanti. Itu sebentar lagi, cuma ada beberapa pertandingan lagi sekarang dengan adanya Piala Dunia (2022). Bicara level klub, bursa transfer Januari sudah di depan mata," tutur Mills seperti dilansir dari laman suara.com
Nah, bagaimana nih penggemar Setan Merah dan juga Cristiano Ronaldo? Ada yang ingin berpendapat?
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
-
Piala Dunia 2026: 4 Alasan Pertarungan Spanyol vs Argentina Patut Disebut Final Ideal
Artikel Terkait
-
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Capai Rp 7 Triliun, Fakta atau Tidak?
-
CEK FAKTA: Benarkah Puan Nangis Usai Ganjar Terpilih Jadi Capres dari PDIP?
-
5 Fakta Livy Renata, Selebgram yang Bikin Heboh Usai Bahas Sosok Gus Dur
-
Komnas HAM Temukan Fakta Baru Terkait Tragedi Kanjuruhan, Berikut Penjelasannya
-
5 Fakta Steven Gerrard Dipecat Aston Villa, Imbas Performa Buruk
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah