Harimau Malaya Timnas Malaysia berhasil mengawali gelaran Piala AFF dengan hasil yang cukup memuaskan. Bertanding melawan Myanmar di laga pembuka grup B, Malaysia yang bermain di kandang lawan mampu memetik kemenangan dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal pada pertandingan tersebut diciptakan oleh Faisal Halim ketika pertandingan berjalan 52 menit.
Menjalani laga pembuka sebagai pendatang di Thuwunna Stadium, Malaysia mengawali laga dengan penuh tekanan. Myanmar yang bertindak sebagai tuan rumah langsung memforsir serangan demi bisa mengamankan kemenangan di kandang. Namun sayangnya, dari 8 total tembakan, tercatat hanya 3 tembakan saja yang mengarah ke gawang, dan tak ada yang berbuah gol.
Berbeda halnya dengan Malaysia, yang bermain lebih efektif dalam pertandingan ini. Disadur dari laman affmitsubishielectriccup.com, Harimau Malaya hanya mampu melesakkan 5 tembakan ke gawang, dengan 2 diantaranya mengarah ke sasaran dan menghasilkan sebiji gol kemenangan bagi mereka.
BACA JUGA: Nagita Slavina Ledek Postur Tubuh Lesti Kejora: Anak SMP, Pakai Heels Gak Sih Dek?
Meski memenangi laga perdana di kandang lawan, permainan Malaysia di pertandingan kali ini tidaklah sebagus yang diperkirakan oleh berbagai kalangan. Selain kalah dalam jumlah tembakan, Malaysia juga kalah dalam segi penguasaan bola. Tercatat, Safawi Rasyid dan kolega hanya mampu menguasai 42,7 persen permainan, dan masih kalah dengan tuan rumah Myanmar yang memiliki 57,3 persen ball possession.
Satu-satunya gol yang dicetak oleh Malaysia pun berawal dari skema serangan balik yang berawal dari kesalahan pemain tengah Myanmar yang kalah dalam perebutan bola. Bola yang jatuh ke pemain Malaysia, segera dilepaskan kepada Safawi Rasyid dan dengan cerdik mengirimkan umpan membelah pertahanan Myanmar dan menyelesaikannya dengan baik.
Myanmar sendiri sejatinya memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Menit ke 90+3, mereka mendapatkan hadiah tendangan penalti. Namun sayangnya, eksekusi yang dilakukan oleh Win Naing Tun berhasil dibaca dengan baik oleh Syihan Hazmi dan membuat Malaysia tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan usai.
Kemenangan atas Myanmar ini menjadikan Malaysia sukses merengkuh 3 poin di pertandingan perdana yang mereka jalani. Selanjutnya, Harimau Malaya akan bertanding menghadapi Laos pada 24 Desember 2022 mendatang di Bukit Jalil National Stadium. Selain akan menghadapi Myanmar dan Laos, anak asuh Kim Pan Go ini juga akan berhadapan dengan Singapura, dan tim favorit juara, Vietnam yang sama-sama menghuni grup B.
Video yang kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia
-
Fakta Pahit: Timnas indonesia Kalah Kelas dari Vietnam dan Thailand Calon Juara Piala AFF 2026
-
Hentikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Pelatih Singapura Kena Karma
Hobi
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
Santai, Pedro Acosta Hadapi Musim Perdana dengan Ducati Tanpa Rasa Tertekan
-
Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
Terkini
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5