Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada laga semifinal leg pertama yang akan digelar pada 6 Januari 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Indonesia melaju ke babak semifinal dengan status runner up grup A, sedangkan Vietnam statusnya sebagai juara grup B. Tentu ini akan menjadi pertandingan yang cukup sengit bagi kedua tim, serta pertandingan adu gengsi antara kedua pelatih mengingat keduanya berasal dari negara yang sama yaitu Korea Selatan. Setiap pertandingan yang mempertemukan Indonesia dengan Thailand, pasti selalu dengan tensi tinggi, baik itu di dalam lapangan maupun di luar lapangan.
Terakhir kali Indonesia bertemu dengan Vietnam ketika babak penyisihan grup pada Piala AFF tahun lalu. Ketika itu Egy Maulana Vikri dkk, hanya bermain imbang dengan skor 0-0. Walaupun rekor catatan Shin Tae Yong selama melatih Timnas Indonesia belum pernah menang ketika melawan Vietnam, dan yang perlu digaris bawahi adalah bahwa catatan belum pernah menang ini tidak bisa digunakan untuk menjadi acuan pada laga semifinal nanti. Semua bisa terjadi diatas lapangan salama para pemain mau berjuang untuk meraih hasil terbaik.
BACA JUGA: Celine Evangelista Singgung Mantan Suami Tak Pernah Nafkahi Anak, Sindir Dirly?
Pertemuan Indonesia dan Vietnam di semifinal juga mengingatkan kita bahwa pada Piala AFF 2016 indonesia juga pernah bertemu dengan Vietnam. Kala itu Indonesia pada leg pertama mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, serta mampu menahan imbang dengan dramatis di kandang Vietnam dengan skor 2-2. Artinya Indonesia juga mempunyai catatan yang cukup baik kala bertemu dengan Vietnam.
Yang perlu diwaspadai adalah karakter permainan dari Vietnam, berbeda dengan Thailand yang lebih mengandalkan aliran bola antar lini, kalau Vietnam permainannya adalah lebih agresif dengan tempo yang cukup tinggi ciri khas dari Asia Timur. Menarik untuk ditunggu, apakah Vietnam akan bermain dengan tampil agresif mengingat statusnya sebagai tim tamu atau akan bermain bertahan. Sedangkan untuk Indonesia jelas, kemenangan sebagai tujuan utama. Karena jika mampu menang pada leg pertama ini maka pada leg kedua akan sedikit diuntungkan. Karena nanti pada akhirnya akan ditentukan dengan agregat gol tandang kandang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Preview Laga Uji Coba PSS Sleman vs Persib Bandung
-
Ngabuburit di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Yogyakarta, Asyik Banget!
-
Mengenal Robi Darwis, Aktor di Balik Kemenangan Persib Atas Dewa United
-
Rekor Fantastis Luis Milla, 14 Pertandingan Tak Terkalahkan Bersama Persib
-
Secara Mengejutkan, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri Resmi Melanjutkan Karir di Liga Indonesia
Artikel Terkait
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
Hobi
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
Terkini
-
Tikus Menari di Atas Meja Makan
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
-
Preppy hingga Feminine Style, Intip 4 OOTD Versatile ala Shin Ye Eun Ini!
-
Membaca Matilda di Era Modern: Masihkah Kita Mendengarkan Anak?
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit