Chelsea kembali harus mengakui keunggulan Manchester City, kali ini mereka dipermalukan dengan skor 4-0 dalam lanjutan FA Cup dinihari tadi. Ini adalah kekalahan kedua beruntun Chelsea atas Manchester City, yang sebelumnya kalah di kandang sendiri 0-1 dalam ajang Liga Inggris pada pertengahan pekan yang lalu.
Dengan kekalahan ini membuat posisi Graham Potter sebagai pelatih Chelsea mulai diambang pintu keluar, atau akan terjadi pemecatan. Seperti kita ketahui Chelsea dikenal sebagai klub sepakbola yang sering memecat pelatihnya, yang terbaru Thomas Tuchel harus terpaksa dipecat karena hasil buruk yang didapat, dan Graham Potter diangkat menjadi pelatih untuk menggantikannya.
Manajemen Chelsea melihat Graham Potter mampu mengangkat Chelsea, dan memberi dampak yang bagus untuk tim. Bukan tanpa alasan melihat Graham Potter saat melatih Brighton and Hove Albion, yang mampu meracik strategi dengan baik yang bermaterikan pemain pemain yang biasa biasa saja, dan mampu menyulitkan tim-tim besar salah satunya musim lalu mampu mengalahkan Manchester United dengan skor telak 4-0.
Tetapi kisah Graham Potter bersama Chelsea saat ini berjalan kurang baik dimana dalam delapan pertandingan terakhir. Chelsea hanya mampu menang sekali itupun menang melawan tim papan bawah Bournemouth, yang membuat posisi Chelsea di klasemen Liga Inggris sementara berada di posisi 10 dengan raihan 25 poin, berjarak 19 poin dari pemuncak klasemen Arsenal dan 10 poin dari posisi 4 yakni Manchester United.
BACA JUGA: Reaksi Luna Maya Diajak Nikah Gading Marten Dadakan: Diatur Yuk
Terbaru Chelsea harus tersingkir dari FA Cup dan sudah tersingkir juga di ajang Carabao Cup, dan yang lebih parahnya lagi sekarang sembilan pemain Chelsea masuk ruang perawatan karena cedera, yang membuat Graham Potter harus memutar otak untuk menentukan strategi yang terbaik untuk Chelsea. Mungkin target Chelsea sekarang mencoba untuk masuk empat besar dan bermain baik di Liga Champions Eropa.
Sekarang nasib seorang Graham Potter akan di tentukan dalam pertandingan yang akan datang yakni melawan Fulham, Crystal Palce dan Liverpool. Kalau masih mendapatkan hasil yang buruk bukan tidak mungkin Graham Potter akan dipecat, seperti nasib pelatih terdahulu Chelsea yakni Thomas Tuchel. Hal itu sekaligus Chelsea melanjutkan kebiasaanya yakni memecat pelatih pada era kepemilikan Abramovich, tetapi Chelsea sekarang mempunyai pemilik baru Todd Boehly, menarik untuk dinantikan apakah Tood Boehly akan seperti Abramovich yang akan memecat pelatih.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sukses Rekrut Enzo Fernandez, Inilah 10 Rekor Pembelian Pemain Termahal Chelsea
-
8 Wakil Indonesia yang Akan Bertanding di Hari Pertama Indonesia Masters 2023
-
Kalahkan Manchester United, Eddie Nketiah Menjadi Bintang Arsenal Dinihari Tadi
-
Kalahkan Viktor Axelsen, Kunlavut Vitidsarn Raih Gelar India Open 2023
-
Manchester United Imbang Lawan Crystal Palace, Inilah 5 Fakta yang Terjadi
Artikel Terkait
-
Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?
-
Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan
-
Prediksi Eks Bomber Liverpool di Derby Manchester: MU Bisa Buat Repot City
-
Hasil Liga Champions: Erling Haaland Samai Rekor Aguero, Man City Bungkam Porto
-
Chelsea Dipecundangi Arsenal, Xabi Alonso Akui Lakukan Kesalahan Fatal
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya
-
Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah
-
Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka
-
Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping
-
Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah