Memasuki babak semifinal India Open 2023 pada Sabtu (21/1/2023), Indonesia berhasil mengirim tiga wakil dari dua sektor berbeda, yaitu tunggal putra dan ganda putra. Mereka adalah Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto. Bukan hanya berpeluang melaju ke partai puncak, ketiga wakil Indonesia tersebut juga akan mendapat poin yang pastinya jauh lebih banyak.
Menariknya, poin yang dikumpulkan dari turnamen Super 750 ini ikut andil dalam perubahan peringkat dunia, salah satunya untuk Anthony Ginting. Meski data resmi dari BWF baru akan dirilis pada Selasa (24/1/2023) mendatang, tapi Ginting sudah dipredikai akan mengalami perubahan peringkat yang positif.
Berdasar jumlah poin yang dikumpulkan, saat ini tunggal putra unggulan satu Indonesia tersebut berada di peringkat tiga dunia. Suntikan 7.700 poin pasca lolos semifinal India Open 2023 akan mendongkrak peringkat Ginting ke urutan dua dunia. Terlebih setelah Lee Zii Jia yang merupakan tunggal putra nomor dua dunia sudah tumbang di babak pertama dan Chou Tien Chen baru saja dikalahkan Jonatan Christie di laga perempat final.
Satu-satunya atlet yang berpeluang menempel ketat peringkat Ginting hanya tinggal Jojo. Namun, gap yang mendekati angka 20.000 ribu poin saat ini masih belum cukup untuk menyusul Ginting, sekalipun gagal melaju ke final atau Jojo menjuarai India Open 2023. Praktis Ginting akan mencapai peringkat tertinggi di sepanjang kariernya pada pekan depan.
BACA JUGA: Bantah Lakukan Penganiayaan ke Venna Melinda, Ferry Irawan: Saya Menuntut Keadilan
Ginting sendiri berhasil lolos ke semifinal setelah berhasil membekuk wakil China, Li Shifeng di babak perempat final. Laga alot dan mendebarkan tersebut harus melewati drama rubber game hingga akhirnya Ginting memetik kemenangan.
Tidak cuma di perempat final, Ginting termasuk atlet yang sering terlibat rubber set dalam turnamen India Open 2023. Sebelumnya di babak 32 besar, Ginting menaklukkan tunggal putra China, Lu Guangzu juga dengan rubber game. Bahkan skor kemenangan Ginting terbilang sangat unik, 19-21, 21-19, dan 21-19.
Berbeda dengan babak pertama dan perempat final, laga di babak 16 besar tidak ada drama rubber set. Ginting berhasil meraih kemenangan straight game dengan skor 21-18, 21-10 atas tunggal putra Thailand, Kantaphon Wangcharoen.
Laga semifinal yang mempertemukan Ginting dengan Kunlavut Vitidsarn akan menjadi salah satu pertandingan yang cukup dinanti. Imbang secara head to head, pertemuan di babak semifinal India Open 2023 akan menjadi kali kelima untuk Ginting dan Kunlavut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jebakan Dunia Filter: Kenapa Gen Z Sulit Lepas dari Obsesi Validasi Digital?
-
Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?
-
Menjawab Kritik Polisi Bahasa: Mengapa Kita Harus Berhenti Menganggap Bahasa Sedang Rusak
-
Bukan Sekadar Alat Bantu, Mengapa AI Justru Jadi Ancaman Eksistensial bagi Profesional Muda?
-
Badan Tidak Bergerak, tapi Lelah Luar Biasa? Hati-Hati, Kamu Korban Emotional Labor
Artikel Terkait
-
Link Live Streaming India Open 2023 di iNews Hari Ini, Ada Ginting hingga Fajar Rian Mulai Pukul 13.30 WIB
-
India Open 2023: Indonesia Kirim Tiga Wakil Berebut Tiket ke Babak Final
-
Semifinal India Open 2023: Ini Head to Head 3 Wakil Indonesia dengan Lawannya
-
Takluk dari Wakil China di India Open 2023, Marcus/Kevin Ungkap Penyebab Kekalahannya
-
Semifinal India Open 2023 Sektor Ganda Putra, Indonesia Kirim Satu Wakil!
Hobi
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Arc Raiders dan The Finals Resmi Diadaptasi Jadi Film dan Serial TV
-
Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding
Terkini
-
Ulasan Pirunduk: Kisah Tragis Siti dan Teror Ilmu Hitam Kalimantan Selatan!
-
Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas
-
Ulasan Panggung untuk Palestina: Novel Anak yang Ajari Peduli dan Empati
-
Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam
-
Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata