Prestasi membanggakan yang diukir oleh coach Indra Sjafri kala bersua dengan Thailand sangatlah luar biasa. Ketika selama ini kebanyakan dari para penggemar Timnas Indonesia berfikir bahwa Thailand adalah momok yang tak bisa dikalahkan, namun tidak demikian halnya dengan pelatih Timnas U-22 tersebut.
Pasca membawa skuat Garuda Muda menumbangkan Pasukan Gajah Perang di partai puncak gelaran Sea Games 2023 Kamboja, catatan positif pelatih berusia 60 tahun tersebutkala bersua Thailand menjadi semakin bertambah. Sejauh ini, dari delapan kali pertemuan dengan Thailand, coach Indra telah memenangkan lima pertarungan diantaranya.
Sebelum memenangi laga perebutan medali emas di Sea Games 2023 ini, pelatih kelahiran Lubuk Nyiur Sumatera Barat tersebut telah sukses mengantarkan kemenangan bagi Evan Dimas dan kawan-kawan pada babak penyisihan grup gelaran Piala AFF U-19 pada tahun 2013 lalu.
Pada pertandingan yang berlangsung di Gelora Delta Stadium pada 16 September 2013, Indra Sjafri berhasil memberikan kemenangan anak asuhnya dengan skor 3-1 melalui trigol dari Evan Dimas.
Kemenangan kedua yang dipersembahkan oleh pelatih berusia 60 tahun tersebut terjadi pada tahun gelaran Piala AFF U-19 pada tahun 2018. Bertanding di perebutan tempat ketiga, coach Indra yang mendampingi Egy Maulana Vikri dan kolega berhasil menang tipis dengan skor 2-1 melalui gol dari Feby Eka Putra dan Syahrian Abimanyu.
Setahun berselang, coach Indra kembali membawa luka bagi Thailand. Kali ini di pentas piala AFF U-22 yang berlangsung di Kamboja. Berhadapan dengan Thailand di partai puncak, pelatih yang satu ini berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah sebelumnya tertinggal terlebih dahulu. Gol Sani Riski Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi pengunci gelar juara di level U-22 kawasan Asean.
Berlanjut di tahun 2019, kemenangan keempat coach Indra dan anak asuhnya kala bersua Thailand terjadi di ajang Sea Games Manila. Bermain di partai perdana, Indonesia berhasil mengamankan kemenangan 2-0 melalui Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay.
Tahun 2023, pelatih kelahiran 2 Februari 1963 tersebut akhirnya kembali mempertegas hegemoninya atas Thailand. Dalam pertemuannya yang kedelapan, coach Indra berhasil mencatatkan kemenangannya yang kelima sekaligus membawa pulang medali emas Sea Games cabang sepak bola setelah 32 tahun tak pernah singgah di negeri ini. Selamat untuk coach Indra!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Sampai di Tanah Air Sore Ini, Timnas Indonesia U-22 Bakal Ikut Pawai Meriah
-
Pihak Thailand telah Berikan Pernyataan, Terkait Keributan antara Indonesia dengan Thailand di Laga Final SEA Games 2023
-
Selesai Bawa Indonesia Raih Emas SEA Games, Beckham Putra Langsung Tancap Gas Bareng Persib Bandung!
-
Rute Arak-arakan Timnas Indonesia U-22 Berubah! Kini Start di SUGBK
-
Baru Raih Medali Emas SEA Games 2023, Beckham Putra Siap Latihan dengan Persib
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!
-
Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?
-
Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama
-
Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko