Salah satu event yang paling dinantikan oleh para pecinta sepak bola nasional di tahun 2023 ini adalah babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun induk sepak bola Asia, AFC belum mengkonfirmasikan jadwal resmi tanggal pelaksanaan, namun mereka telah merilis format kualifikasi.
Berbeda dengan babak kualifikasi sebelumnya, pada kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dihelat di Amerika Utara ini akan menggunakan sampai lima tahapan penyaringan. Hal ini tak lepas dari kebijakan induk sepak bola dunia, FIFA yang memberikan tambahan slot peserta bagi benua Asia hingga mencapai 8 1/3 negara.
Kali ini, kita bahas sedikit mengenai lima tahapan babak kualifikasi Piala Dunia zona Asia, sembari menunggu jadwal rilisan dari AFC.
1. Putaran Pertama
Putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, akan dijalankan oleh 22 negara yang memiliki peringkat terendah di konfederasi sepak bola Asia. Negara-negara yang memiliki peringkat terendah tersebut akan diundi guna mendapatkan lawannya, dan bermain kandang-tandang untuk menentukan 12 negara yang berhak melaju ke putaran kedua. Disadur dari laman the-afc.com, 12 negara tersebut adalah 11 negara pemenang, dan 1 negara yang kalah namun memiliki catatan terbaik.
2. Putaran Kedua
Putaran kedua akan diikuti oleh 36 tim yang terdiri dari tim non kualifikasi babak pertama, ditambah dengan tim-tim yang lolos dari putaran pertama. Nantinya, 36 tim ini akan dibagi menjadi 9 grup, dan akan bertanding dengan format tandang-kandang.
9 juara grup dan 9 runner-up grup berhak melaju ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026, serta secara otomatis lolos ke putaran final Piala Asia 2027 mendatang. Sementara 18 negara lainnya, langsung lolos ke putaran ketiga babak kualifikasi Piala Asia 2027.
BACA JUGA: Menerka Alasan Terselubung Jonathan Khemdee yang Pensiun dari Thailand U-23
3. Putaran Ketiga
18 negara yang lolos ke putaran ketiga kualifikasi, nantinya akan dibagi menjadi tiga grup, dengan masing-masing terdiri dari enam negara. Sama seperti putaran sebelumnya, di grup ini setiap negara akan bertanding dalam format kandang-tandang.
6 negara yang merupakan dua tim teratas masing-masing grup, langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, sementara dua tim peringkat ketiga dan keempat akan kembali bertanding di putaran keempat.
4. Putaran Keempat
Enam negara yang merupakan tim di peringkat ketiga dan keempat grup putaran ketiga, akan dibagi menjadi dua grup dengan masing-masing terdiri dari tiga negara. Berbeda dengan putaran sebelumnya, di putaran keempat ini pertandingan akan dilangsungkan di tempat netral dan ketiga tim hanya saling bertemu sebanyak satu kali saja.
Pemenang dari setiap grup akan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, sementara runner up setiap grup akan kembali bertarung di putaran kelima.
5. Putaran Kelima
Tiga negara yang menjadi runner-up babak kualifikasi putaran keempat, akan bertanding di babak play off. Pemenang dari babak ini, nantinya akan menjadi wakil Asia di pertarungan play off antar konfederasi. Namun, sejauh ini, format untuk play off antar konfederasi belum dirilis oleh FIFA, termasuk konfederasi yang akan menjadi lawan pemenang play off ini.
Nah, itulah lima putaran kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?