Timnas Indonesia U-23 akan kembali menjalani perhelatan Piala AFF U-23. Menurut jadwal yang dirilis oleh laman aseanfootball.org, perhelatan yang sejatinya akan dimainkan pada medio bulan Oktober-November 2023 nanti berubah jadwal menjadi bulan Agustus 2023 mendatang.
Dengan demikian, maka waktu persiapan yang semula memiliki durasi agak panjang, kini menjadi tak lebih dari 3 bulan. Indonesia sendiri memiliki perjalanan sejarah yang cukup membanggakan di ajang ini. Kali ini, kita bahas bersama yuk, perjalanan Timnas Indonesia di gelaran Piala AFF U-23 mendatang!
1. Piala AFF U-23 Tahun 2005.
Pada perhelatan edisi pertama ini, Indonesia tak ikut serta dalam perhelatan. Menurut catatan dari laman aseanfootball, pada edisi inaugurasi Piala AFF U-22 di Thailand ini hanya diikuti oleh delapan negara dan terbagi menjadi dua grup. Myanmar, Malaysia, Filipina dan Timor Leste menjadi penghuni grup A, sementara Thailand, Singapura, Laos dan Kamboja menjadi penghuni grup B. Pada akhir turnamen, tuan rumah Thailand berhasil menjadi kampiun setelah di laga final mampu mengalahkan Singapura dengan skor 3-0.
2. Piala AFF U-23 Tahun 2019.
Setelah vakum selama kurang lebih empat belas tahun, gelaran Piala AFF U-23 akhirnya kembali diselenggarakan pada tahun 2022 lalu di Kamboja. Delapan negara yang menjadi peserta kembali dibagi menjadi dua grup. Vietnam, Thailand, Timor Leste dan Filipina berada di Grup A, sementara Kamboja, Indonesia, Malaysia dan Myanmar berada di grup B. Indonesia yang berada di bawah asuhan coach Indra Sjafrie, berhasil mencatatkan tinta emas di turnamen kali ini. Pada keikutsertaan pertama kalinya mereka di ajang ini, skuat Garuda berhasil menjadi juara setelah di partai puncak berhasil mengandaskan perlawanan Thailand dengan skor 2-1.
3. Piala AFF U-23 Tahun 2022.
Berstatus sebagai juara bertahan, Timnas Indonesia harus merelakan gelarnya copot tanpa bertanding. Pada turnamen yang digelar di Kamboja tersebut, Indonesia yang sejatinya tergabung di grup B bersama B bersama dengan Laos, Malaysia dan Myanmar, Indonesia memilih untuk mengundurkan diri karena tujuh pemain yang dipersiapkan untuk turnamen positif terinfeksi virus Covid-19, sementara empat pemain lainnya juga menjadi suspect. Tak hanya itu, 3 pemain lainya dalam skuat juga terkonfirmasi mengalami cedera. Alhasil, pada Piala AFF U-23 kali ini, Vietnam tampil sebagai jawara setelah di partai final mengalahkan Thailand dengan skor tipis 1-0.
Itulah kilas balik perjalanan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-23. Semoga saja di bulan Agustus 2023 mendatang, skuat merah putih berhasil kembali merengkuh gelar juara ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Belajar dari Kurnia Meiga, Erick Thohir Akan Lakukan Ini untuk Pahlawan Sepak Bola Indonesia
-
Sukses di SEA Games 2023, Kiper Persebaya Ernando Ari Masuk Line Up Timnas Indonesia vs Argentina
-
Warganet Geruduk IG Erick Thohir Minta Jose Mourinho Gantikan Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia
-
Sudah Jadi Mega Bintang, Lionel Messi Malah Galau Jelang Laga Lawan Timnas Indonesia, Ini Alasannya
-
AFF U-23: Unggul Statistik, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal!
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo