Publik pencinta sepak bola nasional kini tengah merasakan euforia tinggi menjelang gelaran FIFA match day bulan Juni 2023 mendatang. Hal ini tak lepas dari adanya rencana kedatangan raksasa sepak bola sekaligus pemegang titel juara dunia, Argentina ke Indonesia guna melakukan laga uji coba melawan skuat Merah Putih.
Bagi pelatih timnas Indonesia senior, Shin Tae Yong, berhadapan dengan Argentina sendiri bukanlah sebuah hal yang baru baginya. Dengan reputasi kelas dunia yang dimilikinya, Shin Tae Yong tercatat pernah berhadapan dengan Tim Tango ketika menangani skuat Timnas Korea Selatan.
Disadur dari laman fifa.com, pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut pernah memimpin anak asuhnya bentrok melawan Argentina di ajang Piala Dunia U-20 edisi 2017. Kala itu, Korea Selatan yang berstatus sebagai tuan rumah, tergabung di grup A bersama dengan para raksasa sepak bola dunia sekelas Inggris, Argentina dan Guinea dari Afrika.
Uniknya, para petemuan melawan Argentinga, taktik jitu pelatih yang menakhodai Timnas korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut berhasil menghempaskan Argentina. Meskipun dalam match report yang dikeluarkan oleh FIFA terlihat jelas bahwa Korea Selatan kalah hampir di semua lini dan statistik, namun di akhir laga, coach Shin berhasil mengantarkan pasukan muda Korea Selatan menggebuk Argentina dengan skor tipis 2-1.
Sekadar informasi, pada pertandingan yang berlangsung di Jeonju World Cup Stadium, pada tanggal 23 Mei 2017 tersebut, Korea Selatan yang hanya mampu menguasai 40 persen jalannya laga, berhasil unggul dua gol langsung dari Lee Seung Woo pada menit ke 18 dan Paik Seung Ho pada menit ke 42.
Sementara Argentina yang menguasai laga dengan catatan 19 tembakan berbanding 7 milik Korea Selatan, hanya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke 50 melalui Marcelo Torres. Selebihnya, tak ada gol lagi yang tercipta hingga peluit tanda berakhirnya laga ditiupkan.
Menghadapi Argentina yang memiliki kekuatan jauh di atas Korea Selatan, coach Shin berhasil mengantarkan Korea Selatan menuai kemenangan pada tahun 2017 lalu. Dan kini, kurang lebih enam tahun berselang kita berharap, semoga pelatih jenius yang satu ini berhasil mengulang momen indah kala berhadapan dengan Argentina, tentunya bersama dengan skuat Garuda. Semoga saja!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
Artikel Terkait
-
Timnas Argentina Ungkap Alasan Bersedia Hadapi Indonesia di FIFA Match Day
-
Justin Hubner Menyesal Batal Naturalisasi? Kasih Kode Jelang Timnas Indonesia vs Argentina
-
Jangan Sianggap Remeh, Sepak Terjang Timnas Timor Leste Juga Perlu Diwaspadai Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023
-
Jelang Laga FIFA Matchday, Sandy Walsh Pulang Kampung ke Surabaya
-
Data dan Fakta Pemanggilan 26 Pemain Indonesia Kontra Argentina, Sudah Tahu?
Hobi
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
-
Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
Terkini
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Bahagia Tak Perlu Menunggu: Pelajaran dari Seni Membahagiakan Diri Sendiri
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
-
Merangkai Harapan dari Manik-Manik: Cerita Hangat dari Anak-Anak Legok Jambi
-
4 Ide OOTD Dark Glamour ala Shuhua I-DLE yang Elegan dan Super Classy!