Dalam setiap perhelatan turnamen sepak bola, salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para pencinta sepak bola adalah munculnya nama pemain yang menyandang predikat sebagai top-scorer atau pencetak gol terbanyak dalam turnamen. Demikian halnya dengan Piala Dunia U-20 di Argentina kali ini, selain menantikan negara yang bakal menjadi juara, para pencinta sepak bola juga menantikan pemain yang berhasil menjadi pencetak gol paling subur.
Hingga sejauh ini, jika kita melihat data yang ada di laman fifa.com, satu nama mulai mengerucut dalam perebutan gelar pencetak gol terbanyak. Dia adalah Cesare Casadei, yang merupakan anggota dari skuat Italia U-20.
Selain sukses mengantarkan Italia menembus babak semi final turnamen, Cesare Casadei juga sukses menempatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi 6 gol. Dari laman yang sama, keenam gol yang dimiliki oleh Casadei dilesakkannya saat berjumpa Brazil di pertandingan perdana grup D (2 gol), kemudian dua gol saat bertemu Republik Dominika, satu gol di babak 16 besar saat berjumpa Inggris, dan satu gol di babak perempat final saat menghempaskan Kolombia dengan skor 3-1.
Jika tak ada aral melintang, perjalanan Casadei untuk merengkuh gelar top skorer turnamen hampir pasti berjalan mulus. Pasalnya, pesaing terdekatnya, yakni Marcos Leonardo yang telah mencetak lima gol sudah tak mungkin menambah koleksi golnya karena Brazil telah tersingkir.
Pun demikian halnya dengan Oscar Cortez dari Kolombia dan Justin Cuero dari Ekuador yang mengoleksi masing-masing empat gol, mereka sudah tak mungkin menambah golnya karena baik Ekuador maupun Kolombia juga telah kandas di turnamen ini.
Satu-satunya pesaing terdekat dari Casadei adalah penyerang Amerika Serikat, Cade Cowell yang kini mengoleksi 3 gol. Cowell yang akan menghadapi Uruguay di babak perempat final, masih memiliki kans untuk menambah jumlah golnya untuk semakin mendekati lesakan Casadei.
Namun perlu diingat, karena turnamen telah memasuki fase perempat final dan semi final, maka bisa dipastikan tim-tim yang lolos ke babak ini memiliki pola permainan yang berkelas, dan benteng pertahanan yang kokoh. Sehingga bisa dikatakan, untuk menambah gol di fase-fase ini, akan sangat sulit, termasuk bagi Cowell.
Dengan beragam asumsi yang ada, sepertinya Cesare Casadei hampir pasti menjadi top skorer turnamen Piala Dunia U-20 kali ini ya! Bagaimana dengan teman-teman pembaca?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Bakal ke Indonesia, Negara Tetangga Kedatangan Cristiano Ronaldo
-
FIFA U-20: Capai 4 Besar, Tim Ini Jadi Kejutan Terbesar di Piala Dunia U-20
-
FIFA U-20: Amerika Latin Tak Berdaya, 2 Wakil Eropa Klaim Tiket Semi Final
-
Demi Buktikan ke Shin Tae-yong, Sandy Walsh Persiapkan Diri Hadapi Palestina dan Argentina di FIFA Matchday
-
Netizen Salfok dengan Sponsor Timnas Indonesia vs Argentina, Ada Nama Perusahaan Tambang Emas Terbesar Dunia
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?
-
Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?
-
Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?