Ternyata mengadopsi kucing itu tidak bisa asal dilakukan, lho. Beberapa hal perlu dipersiapkan demi menjamin kelangsungan hidup si kucing.
Termasuk saat kucing yang kamu pelihara akan diadopsi oleh orang lain, kamu pun perlu memastikan supaya dia mendapat perlakuan dan pemeliharaan yang baik di rumah barunya.
Berikut ini adalah apa-apa saja yang perlu dilakukan saat ada orang yang akan mengadopsi kucing peliharaanmu.
1. Lihat Latar Belakang Orang yang Akan Mengadopsi
Sebelum memutuskan untuk menyerahkan kucing peliharaanmu, penting untuk mengetahui latar belakang orang tersebut. Apakah dia memang pencinta hewan sebelumnya atau hanya ingin ikut-ikutan tren saja, kalaupun orang tersebut hanya ikut-ikutan tren, pastikan dia mampu bertanggung jawab atas hewan peliharaan.
2. Beri Tahu Kebiasaan Kucing
Nah, yang satu ini tidak kalah penting, yakni memberi tahu kebiasaan kucing. Misalnya ia suka tidur di sembarang tempat, suka manja, atau galak.
Hal tersebut perlu diberitahukan karena tidak semua orang bisa menerima, mungkin ada yang risih jika ada kucing yang naik ke atas kasur atau takut kalau ada kucing mengamuk.
3. Beri Tahu Kebutuhan Kucing
Kebutuhan-kebutuhan kucing juga perlu diberitahukan, misalnya dia terbiasa punya ruang bermain atau biasa punya tempat tidur sendiri, maka usahakan di rumah barunya nanti dia mendapat fasilitas yang sama.
Tak hanya fasilitas, tetapi juga perawatan dan makanan sehari-hari yang ia dapatkan juga sebaiknya sama agar masa adaptasinya tidak sulit dan cepat merasa nyaman di lingkungan baru.
4. Melihat Kondisi Kucing
Setelah diadopsi, tetap pantau kondisi kucing apakah ia terlihat betah dan nyaman di rumah barunya atau tidak. Biasanya kucing yang tidak nyaman akan lebih sensitif atau bisa juga terlihat lesu.
Terlebih jika sudah memiliki kedekatan dengan kamu, jadi sebagai pemilik lama kamu masih perlu memantau kondisi kucing di masa pengenalannya dengan rumah baru.
5. Berkomunikasi
Tidak mungkin kalau kamu akan memantau kucing tersebut selama 24 jam, jadi lebih baik untuk tetap berkomunikasi dengan pemilik barunya. Minta orang tersebut untuk memberitahumu jika kucing menunjukkan perilaku yang aneh.
6. Memeriksa Kesehatan Kucing
Tidak hanya kesiapan dan kesanggupan calon pemilik baru yang perlu dipertimbangkan, kamu juga wajib memeriksa kesehatan kucing. Bawa ke dokter, lakukan pemeriksaan, dan pastikan dia dalam kondisi sehat dan bersih. Oh ya, kalau perlu bawakan mainan kesukaannya agar membantu proses adaptasi.
Itulah beberapa hal yang perlu disiapkan saat kucing kamu akan diadopsi, jadi jangan asal menyerahkan ke orang, ya.
Baca Juga
-
Ogah Pusing, Max Verstappen Anggap Gelar Juara Dunia Tidak Terlalu Penting
-
Jadwal F1 GP Abu Dhabi 2025: 3 Pembalap Siap Rebut Gelar Juara Dunia
-
Jadwal MotoGP San Marino 2025: Waktunya Pembalap Italia Unjuk Gigi
-
MotoGP Catalunya 2025: Perayaan Juara Dunia Tak Akan Terjadi di Misano
-
Sprint Race MotoGP Catalunya 2025: Alex Marquez Giveaway Medali Kemenangan
Artikel Terkait
-
Jangan Asal! Inilah 3 Tips Jitu Hindari Kucing dari Jamur
-
4 Rekomendasi Produk Makanan Kucing, Berkualitas dan Affordable!
-
5 Manfaat Tanaman Kumis Kucing bagi Kesehatan, Bisa Atasi Gatal karena Alergi
-
6 Cara Efektif Merawat Bulu Kucing, Bikin Anabul Jadi Makin Cakep
-
6 Tips Menjinakkan Kucing Liar, Hargai Ruang Geraknya!
Hobi
-
Dion Markx Join ke Liga Indonesia, Efek Misi Juara AFF Cup Jadi Prioritas?
-
John Herdman, FIFA Series dan Kutukan yang Menghantui Laga Debut Pelatih Timnas Indonesia
-
Guliran FIFA Series 2026 dan Tamparan Telak untuk Komentar Terlampau Tinggi EXCO PSSI
-
Indonesia Masters 2026: Alwi Farhan Juara, Gestur Selebrasi Jadi Sorotan
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
Terkini
-
Review Film It Was Just an Accident: Kritik Rezim Lewat Thriller yang Tajam
-
Sinopsis Pavane, Film Korea Romansa Baru Moon Sang Min dan Go Ah Sung
-
Profil Rayn Wijaya, Biodata dan Kisah Cintanya dengan Ranty Maria
-
Krisis Empati dan Menakar Batas Etika Saat Mendengar Kabar Duka
-
4 Makanan yang Membantu Meningkatkan Kualitas Tidur