Setelah menyelesaikan seri perdana musim ini, yakni GP Australia pekan lalu. Kali ini, ajang balap Formula 1 akan kembali beraksi di Shanghai, China. Balapan Formula 1 GP China menjadi salah satu seri yang menarik untuk dinantikan.
Selain menghadirkan kelanjutan balapan yang sengit antarpembalap dan tim, F1 GP China juga akan menggelar balapan sprint pertama di musim ini, sehingga kita bisa menyaksikan balapan sebanyak 2 kali.
Tak hanya itu, karakter sirkuitnya yang unik juga membuat jalannya balapan banyak menghadirkan kejutan.
Sirkuit Internasional Shanghai
Sirkuit yang menjadi tempat digelarnya Formula 1 GP China ini terletak di kota Shanghai, China. Sirkuit tersebut mulai digunakan untuk balapan Formula 1 sejak tahun 2004 dan dikenal memiliki desain lintasan yang cukup unik.
Panjang lintasan sirkuit ini sekitar 5,4 kilometer dengan total 16 tikungan yang terdiri dari tikungan cepat, tikungan lambat, serta trek lurus yang panjang.
Salah satu bagian paling ikonik adalah tikungan pertama yang berbentuk spiral, ini bagian yang menantang kemampuan pembalap dalam mengatur kecepatan serta pengereman.
Siapa yang Akan Bersinar di Shanghai?
Jika ditanya siapa yang akan menang di GP China nanti, sudah pasti ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Jika menilik ke seri pertama kemarin, drama dan ketegangan di Albert Park tampaknya masih akan berlanjut di Shanghai.
Masih ingat bagaimana George Russell dan Kimi Antonelli mendominasi akhir pekan dengan memperoleh posisi 1-2 di sesi kualifikasi dan balapan Grand Prix.
Mercedes tampak bersinar di awal musim ini, disusul dengan Scuderia Ferrari yang juga mulai bangkit dari krisis performa musim lalu. Dua pembalap mereka, yakni Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, finis di urutan 3-4 di GP Australia kemarin.
Melihat performa Mercedes dan Ferrari di Melbourne pekan lalu, bos Mercedes, Toto Wolff, mengatakan bahwa dua tim ini akan bersaing.
"Bagi saya, perasaan yang dominan sekarang adalah kita menghadapi pertarungan sengit dengan Ferrari," ujar Wolff, dilansir dari situs resmi Formula 1, formula1.com.
Belum lagi kebangkitan Red Bull yang cukup impresif, pembalap anyar mereka, Isack Hadjar kemarin sanggup mengamankan grid ketiga saat sesi kualifikasi, memecah dominasi Mercedes dan Ferrari.
Di sisi lain, rekan setimnya, Max Verstappen, yang mengawali balapan dari P20 berhasil menyentuh garis finis di posisi 6. Comeback luar biasa dari pemilik 4 gelar juara dunia ini membuat penonton kagum, meskipun Max tidak mengawali seri perdananya dengan podium.
Akan tetapi, tahun lalu McLaren finis 1-2 di sirkuit ini dengan Oscar Piastri yang naik ke podium tertinggi, lalu disusul oleh rekan setimnya, Lando Norris.
Meskipun performa mereka di Australia kemarin jauh dari kata memuaskan, bukan tidak mungkin mereka melakukan evaluasi dan akan tampil lebih baik di seri kedua.
Diketahui hanya Lando Norris saja yang finis di GP Australia kemarin, itu pun di posisi 5. Sementara Oscar Piastri tidak dapat mengikuti balapan karena mengalami kecelakaan saat lap sebelum balapan dimulai.
Jadwal Formula 1 GP China 2026
Para penggemar Formula 1 tentu sudah menantikan kapan saja sesi balapan akan berlangsung, mulai dari latihan bebas hingga balapan utama. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jadwal lengkap F1 GP China agar tidak melewatkan setiap momennya.
Berikut adalah jadwal lengkap serta sedikit ulasan mengenai balapan yang digelar di Sirkuit Internasional Shanghai tersebut.
Jumat, 13 Maret 2026
10.30-11.30 Practice 1
14.30-15.14 Sprint Qualifying
Sabtu, 14 Maret 2026
10.00-11.00 Sprint
14.00-15.00 Qualifying
Minggu, 15 Maret 2025
15.00 Race
Nah, itu tadi ulasan dan jadwal Formula 1 GP China 2026 yang akan langsung dilaksanakan sepekan pasca seri perdana. Menurut kalian, siapa yang akan menang kali ini?
Baca Juga
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
-
Gelar Juara Dunia Terbuka, Jorge Martin Tak Menolak Jika Ada Kesempatan
-
Jadwal MotoGP Jerez 2026: Usai Libur Panjang, Tim Mana yang akan Bersinar?
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
Artikel Terkait
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Mad Max Mengamuk di Lintasan, Max Verstappen Bangkit dari P20 ke P6
-
Dimulai Malam Nanti, Ini Jadwal Lengkap Pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026
-
Simulasi TKA SD 2026 Sampai Kapan? Ini Link Resmi Latihan Soal dan Jadwal Pelaksanaannya
-
Jadwal Liga Jerman Pekan ke-25: Kevin Diks Cs akan Melawat ke Markas Bayern Munich
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Kerja Iya, Urus Rumah Jalan Terus: Mengapa Beban Perempuan Masih Timpang?