Pekan pertama Kompetisi Liga 1 Indonesia diwarnai dengan beragam kejutan. Selain diwarnai dengan tumbangnya tim-tim besar berstatus tuan rumah seperti Bali United dan Persis Solo, pekan pertama kompetisi kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia tersebut juga diwarnai dengan kemunculan pemain muda yang cukup menjanjikan.
Adalah Muhammad Ragil, pemain muda yang kini memperkuat Bhayangkara FC dan berposisi sebagai penyerang. Sebelum pertandingan antara Bhayangkara FC melawan PSIS Semarang, nama pemain ini mungkin tak begitu banyak diperbincangkan. Namun, selepas laga perdana Liga 1, Muhammad Ragil perlahan mulai menarik atensi para pencinta sepak bola dalam negeri.
Hal tersebut tak lepas dari kesuksesan pemain yang satu ini menjadi pencetak gol termuda di pekan perdana kompetisi. Iya, Ragil yang masih berusia terlahir pada tahun 2005, berhasil mencetak gol pembuka di pertandingan antara Bhayangkara FC melawan PSIS Semarang. Meskipun pada akhirnya The Guardians harus mengakui keunggulan 1-3 dari tuan rumah, namun berkat satu golnya tersebut, Ragil mulai mencuri perhatian para suporter.
Terlahir di Deli Serdang pada tanggal 8 Mei 2005, Muhammad Ragil sejatinya baru merasakan kontrak preofesional pertamanya bersama dengan Bhayangkara FC. Disadur dari laman transfermarkt.com, pemain yang memiliki tinggi badan 185 cm ini baru bergabung bersama dengan Bhayangkara senior pada 1 Juli 2023 lalu.
BACA JUGA: Belum Berhenti! PSSI Kembali Berikan Kejutan di Kursi Kepelatihan Timnas
Sebelumnya, karir persepakbolaan pemain yang memiliki posisi utama sebagai penyerang utama atau penyerang lubang tersebut berkutat di klub-klub junior atau SSB. Data paling awal yang dimiliki oleh Muhammad Ragil menyatakan bahwa dirinya memulai karir persepakbolaan amatirnya dengan bergabung bersama SSB Gumarang pada tahun 2013.
Empat tahun berselang, Ragil berpindah SSB dan tergabung bersama SSM Sampali pada 2017. Diklat Merden kemudian menjadi pelabuhan selanjutnya bagi pemain yang satu ini, sebelum pada akhirnya dilirik oleh Bhayangkara U-18 pada tahun 2021 hingga 2022.
Uniknya, saat bergabung bersama Bhayangkara U-18, Ragil juga masuk radar tim kepelatihan program Garuda Select, dan mengikuti program tersebut pada periode 2022-2023. Menyadari bakat besar dari sang pemain, Bhayangkara FC akhirnya menarik Ragil ke skuat utama pada musim ini, dan langsung mempercayakan posisi starter di laga perdana.
Hasilnya pun tak mengecewakan. Dengan dukungan dari rekan-rekannya dan kerja kerasnya di lapangan, Ragil akhirnya berhasil mencetak gol pertama bagi Bhayangkara FC di kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.
Semoga terus berkembang, Muhammad Ragil!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Kirim Timnas Indonesia U-20 ke Asian Games 2023, Ternyata Alasan Utamanya Karena Ini
-
Kabar Pratama Arhan Tak Kunjung Main, Pemain Tokyo Verdy Ini Dijual ke Tim Peringkat 1
-
Palmeiras Siap Tebus Rp4,78 Miliar? Didikan Shin Tae yong di Timnas Indonesia Dilirik Liga Brazil, Pratama Arhan Salip Asnawi Mangkualam
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru
-
Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate
-
Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?
-
Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?
-
Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?