Korea Open 2023 telah merampungkan keseluruhan babak semifinal pada Sabtu (22/7/2023) di Yeosu City Hall, Yeosu, Korea Selatan. Dalam turnamen Super 500 ini, tujuh negara berhasil meloloskan wakilnya ke partai puncak, mulai dari tuan rumah Korea Selatan, China, Singapura, Denmark, Taipei, India, sampai Indonesia.
Wakil dari Korea Selatan dan China mendominasi, berikut hasil lengkap babak semifinal Korea Open 2023. Indonesia masih punya satu wakil!
BACA JUGA: 4 Hal yang Sebaiknya Dipahami tentang Kendaraan di Game PUBG Mobile
1. Tunggal putra
Laga panas disuguhkan empat pebulutangkis tunggal putra demi berebut tiket ke partai puncak. Kodai Naraoka yang bertemu dengan Loh Kean Yew harus terhenti usai laga tiga gim. Loh berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor kemenangan 18-21, 21-16, dan 21-15.
Di sisi lain, pertemuan kelima antara Shi Yuqi kontra Anders Antonsen berakhir dengan kemenangan dua gim. Meski unggul head to head 3-1, tapi Shi Yuqi dipaksa takluk dengan skor akhir yang sengit 16-21 dan 20-22 di hadapan Antonsen.
2. Tunggal putri
The big four kembali menguasai laga semifinal Korea Open 2023. Chen Yufei dan An Se Young selalu suguhkan pertandingan sengit, termasuk kali ini. Namun, sebagai wakil tuan rumah, An Se Young berhasil unggul 15-21, 21-8, 24-22 atas Che Yufei.
Bak musuh bebuyutan yang bergantian curi kemenangan, pertemuan ke-23 kali ini jadi milik Tai Tzu Ying hingga Akane Yamaguchi harus akui kekalahannya. Unggul head to head 12-11, Tai Tzu Ying menang straight game 21-17 dan 21-18 atas Akane.
3. Ganda putra
Laga mendebarkan disuguhkan wakil India, Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy dan Liang Weikeng/Wang Chang dari China. Berakhir dengan kemenangan dua gim, Shetty/Rankireddy melaju ke final usai bekuk Liang/Wang dengan skor 21-15 dan 24-22.
Satu-satunya wakil Indonesia, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto berhasil capai final usai kalahkan wakil tuan rumah sekaligus juara bertahan, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae. Laga sengit terjadi dalam tiga gim dengan skor akhir 17-21, 21-16, dan 21-18 untuk kemenangan Fajar/Rian.
BACA JUGA: Mengecewakan! Target Erick Thonir Temui Kegagalan dalam Hal yang Satu Ini
4. Ganda putri
Wakil tuan rumah memastikan satu tiket lagi di babak final usai Kim So Yeong/Kong Hye Yong kalahkan wakil Jepang, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Kim/Kong unggul usai lakoni rubber game kontra Mayu/Wakana dengan skor akhir 21-16, 19-21, dan 21-12.
Menempati peringkat satu dunia, tidak heran jika Chen Qingchen/Jia Yifan juga berhasil melaju ke final. Lewat perang saudara kontra Zhang Shuxian/Zheng Yu, Chen/Jia unggul dengan skor kembar 21-12 dan berpotensi meraih gelar andai mampu meredam performa apik unggulan tuan rumah.
5. Ganda campuran
Penakluk Zheng Suwei/Huang Yaqiong berhasil melaju ke final pertamanya di level Super 500. Jian Zhenbang/Wei Yaxin sukses taklukkan Yuta Watanabe/Arisa Higashino dalam tiga gim dengan skor akhir 21-12, 20-22, dan 21-12.
Di sisi lain, Feng Yanzhe/Huang Dongping juga melaju ke final setelah kandaskan asa andalan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 21-18 dan 21-14. Praktis, China menastikan satu gelar di Korea Open 2023 lewat all mixed double's final.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal
-
Soft Life In This Economy: Bisakah Tenang di Tengah Biaya Hidup Meningkat?
-
Gen Z dan Fenomena Dating Fatigue: Saat Mencari Cinta Justru Bikin Lelah
-
Realita Sepi yang Disimpan Diam-diam: Beratnya Hidup Minim Support System
-
Rumah untuk Pulang: Seberapa Penting Punya Tempat Kembali yang Seutuhnya?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Berkekuatan 30 Pemain Saat TC di Jerman
-
Erick Thohir: Tak Ada Pemain Titipan dalam Pembentukan Timnas Indonesia U-17
-
Erick Thohir Harap Jakarta Sumbang Pemain Terbanyak di Timnas Indonesia U-17
-
Bongkar Nasib Pemain Diaspora di TC Timnas Indonesia U-17, Indra Sjafri: Empat Dipulangkan, Sisa Dua
-
Raih 3 Penghargaan dalam HR Exellence Award 2023, Pos Indonesia Buktikan Akselerasi Kinerja di Lini Bisnisnya
Hobi
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Jelang MotoGP San Marino: Jorge Martin Santai, Puncak Bukan Prioritas
Terkini
-
Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian
-
Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)
-
Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?