Pelatih Timnas Indonesia U-24 Indra Sjafri berterima kasih kepada para pelatih klub liga 1. Berkat kerja keras mereka, para pemain bisa tampil bagus di pertandingan pertama Grup F Asian Games 2022 melawan Kyrgyzstan.
Laga yang berlangsung di lapangan sepak bola Universitas Zhejiang, Hangzhou ini membawa Timnas Indonesia menang dengan skor 2-0 atas Kyrgyzstan.
BACA JUGA: Nestapa Turkmenistan, Sempat Yakin Lolos, Akhirnya Harus Berderai Tangisan
Dua gol tersebut dicetak oleh Ramai Rumakiek dan Hugo Samir di babak kedua. Kemenangan ini mengantarkan skuad Garuda menduduki puncak klasemen sementara Grup F bersama Korea Utara.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pelatih-pelatih klub yang pemainnya kita bawa ke Asian Games. Berkat mereka, pemain-pemain yang kami pilih menandakan mereka adalah pemain-pemain yang terlatih dengan baik di klub dan kompetisi di dalam negeri. Kualitasnya menandakan semakin lama semakin baik," kata Indra Sjafri dikutip dari Antara, Rabu (20/9/2023).
Diungkapkan Indra jika tim yang dipersiapkannya tidak menjalani pemusatan latihan melainkan langsung berkumpul di China. Bisa dikatakan apabila persiapan mereka cukup mepet untuk bertarung di Asian Games 2022.
Pelatih berusia 60 tahun tersebut memang pantas menyuarakaan tentang kemudahan mendapat pemain-pemain dari klub liga 1. Pasalnya, pada Kualifikasi Piala Asia U-23 sejumlah klub keberatan melepas pemainnya.
BACA JUGA: Cetak Gol untuk Indonesia, Hugo Samir Ternyata Punya Catatan Merah di Masa Lalu
Mereka beralasan jika tenaga pemain yang diminta gabung timnas masih dibutuhkan di liga domestik. Padahal keberadaan pemain-pemain berbakat sangat dibutuhkan untuk membela Timnas Indonesia.
Di sisi lain, Indra Sjafri juga mengatakan pertandingan pertama di setiap turnamen pasti sulit bagi pemain. Usai melihat gaya permainan Kyrgyzstan, ia mengaku mengubah taktik di babak kedua yang berakhir dua gol cantik.
"Di babak kedua kami melakukan taktik yang tepat. Di mana kami menyadari Kyrgyzstan ingin bermain agresif di babak kedua dan kami melakukan bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik," timpalnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa
-
Review Film A Minecraft Movie: Petualangan Konyol dan Penuh Imajinasi
-
Demokrasi atau Diktator? Brutalisme Aparat di Balik Demonstrasi UU TNI
-
Review Article 370: Film Thriller yang Bikin Kamu Nggak Mau Berkedip!
Artikel Terkait
-
Akhirnya! Kevin Diks Blak-blakan Dosa Besar Gagal Penalti Hingga Dibantai Australia
-
Didikan Klub Top Bundesliga, 3 Pemain Keturunan Jerman Eligible Bela Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers Cedera Lagi!
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Bakal Tampil di Liga Champions, Bologna Tertarik Gaet 2 Bek Timnas Indonesia
Hobi
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
Libas Korea Selatan, Timnas Indonesia Selangkah Lagi ke Piala Dunia U-17?
Terkini
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa
-
Review Film A Minecraft Movie: Petualangan Konyol dan Penuh Imajinasi
-
Demokrasi atau Diktator? Brutalisme Aparat di Balik Demonstrasi UU TNI
-
Review Article 370: Film Thriller yang Bikin Kamu Nggak Mau Berkedip!