Setelah sekian lama, akhirnya pencinta MotoGP kembali disuguhkan dengan wet race alias balapan dalam kondisi hujan.
Di main race GP Motegi kali ini para rider sempat mengalami beberapa masalah saat balapan berlangsung. Berikut rangkumannya.
1. Vinales Jatuh
Lagi-lagi kekacauan terjadi di detik-detik awal, balapan baru saja dimulai tapi Maverick Vinales sudah jatuh di tikungan pertama, dia sempat menyenggol pembalap Prima Pramac Racing, Johann Zarco, tapi Zarco berhasil selamat dan melanjutkan balapan.
2. Ganti Motor
Memasuki putaran kedua, hujan mulai turun membasahi lintasan. Para rider segera memasuki paddock untuk mengganti motor mereka dengan motor yang sudah di-setting untuk balapan basah.
3. Martin Sempat Buat Kesalahan
Di tengah balapan, Jorge Martin sempat melebar yang mengakibatkan dia mundur ke posisi 5. Namun, berkat kemampuan balapnya yang gesit, Martin kembali menyalip pembalap di depannya dan naik ke posisi pertama lagi. Kedudukan ini berhasil dipertahankan hingga balapan usai.
4. Red Flag
Derasnya hujan membuat lintasan penuh dengan air, hal ini tentu akan membahayakan keselamatan para rider. Oleh karena itu, Race Direction pun memutuskan untuk mengibarkan bendera merah dan balapan dihentikan sementara.
5. Balapan Dihentikan
Sekitar 10 menit setelah race dihentikan, pit lane kembali dibuka dan pembalap pun kembali ke lintasan didahului dengan sighting lap.
Akan tetapi, hujan yang turun terlalu deras, lintasan juga terlalu basah jika digunakan untuk balapan. Main race GP Jepang pun dihentikan, pemenang diambil berdasarkan posisi terakhir sebelum red flag pertama.
Jorge Martin keluar sebagai juara pertama, diikuti Francesco Bagnaia di urutan kedua, dan Marc Marquez di posisi ketiga. Poin penuh tetap diberikan karena sudah melampaui setengah dari total lap.
6. Zarco Dihukum
Johann Zarco dihukum DNF (did not finish) akibat melewati jalan pintas setelah jatuh, menurut aturan harusnya Zarco tetap membawa motor melewati trek/gravel untuk menuju ke pit lane.
7. Marquez Unjuk Gigi
Dalam balapan basah kali ini, Marquez menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap. Membawa motor Honda yang kini tertinggal jauh dari pabrikan lain, Marquez mampu balapan dengan sangat baik, bahkan finish di podium.
Ini adalah podium pertama Marquez setelah GP Australia tahun 2022, dia juga menjadi pembalap dengan podium terbanyak kelima dalam sejarah MotoGP, yakni dengan torehan 140 podium.
Itulah rangkuman peristiwa dari MotoGP Jepang 2023, seri selanjutnya adalah GP Indonesia yang akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika.
Baca Juga
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Jadwal F1 GP Jepang 2026: 3 Tim akan Tampil dengan Desain Mobil Istimewa
-
Jadwal MotoGP Amerika 2026: Akankah Marc Marquez Menang Lagi di COTA?
Artikel Terkait
-
Sprint Race MotoGP Motegi: Martin Hattrick, Pabrikan Jepang Tertinggal
-
Jorge Martin Tercepat di Sesi Kualifikasi, Start Terdepan di MotoGP Jepang
-
Jelang MotoGP Jepang, Marc Marquez Fokus Pada Hal Ini
-
Sinopsis Shunga Sensei, Film Baru yang Diadaptasi dari Lukisan di Zaman Edo
-
Statistik Mengerikan Trio Jepang di Pentas Eropa, Jordi Amat Cs Wajib Waspada di Piala Asia 2023
Hobi
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
Terkini
-
X room oleh Xdinary Heroes: Yakinkan Diri Bahwa Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Fans One Piece Siap-siap! Detail Lengkap Elbaph Arc dan Bocoran Spin-off 'Heroines'
-
Keluarga Bukan Hanya Darah: Pelajaran Hidup dari Novel Jepang Tentang Estafet Cinta Tak Terduga
-
AnimeJapan 2026 Resmi Dibuka! Apa Saja Sih Keseruannya?
-
Novel Tarian Bumi, Tarian Pembebasan dari Penjara Kasta yang Membelenggu