MotoGP Catalunya 2026 menyimpan banyak hal menarik yang sangat ditunggu oleh para pencinta event balap ini. Salah satunya adalah performa pembalap Aprilia, Jorge Martin.
Seperti yang kita ketahui, Jorge Martin pulang dari GP Prancis dengan kemenangan sempurna di sesi sprint dan sesi main race. Kemenangan tersebut terasa istimewa karena berhasil didapat Martin setelah sekian lama terperangkap dalam paceklik.
Bicara soal kemenangan ini, Jorge Martin mengungkapkan rasa bahagianya kepada awak media, dia mengatakan bahwa balapan di Le Mans saat itu benar-benar luar biasa untuk dirinya dan Aprilia (karena bisa finis 1-2)
“Le Mans sungguh luar biasa. Saya sangat menikmati momen itu, dan juga bagi Aprilia, berada di posisi pertama, kedua, dan ketiga adalah sesuatu yang luar biasa. Jadi saya sangat senang untuk mereka,” kata Martin, melansir dari laman Crash.
Berangkat dari performa apik di Le Mans ini, Jorge Martin dijagokan untuk menang di seri selanjutnya, yakni GP Catalunya yang akan dilaksanakan akhir pekan ini. Saat ini, Martin hanya memiliki selisih 1 poin dari rekan setimnya, Marco Bezzechi yang memimpin klasemen.
Dinilai dari segi historis, Martin sendiri punya riwayat yang beragam di sini. Dia pernah mengalami kecelakaan dan patah tulang saat masih di Moto3, tapi dia juga berhasil mengunci gelar juara dunianya pada tahun 2024 di sirkuit tersebut.
Menilai peluangnya di Catalunya, pembalap berjuluk 'Martinator' ini mengaku ini adalah salah satu sirkuit tersulit bagi Aprilia. Kalaupun dia bisa tampil baik, tapi rival-rivalnya yang lain juga berpotensi sangat kuat, khususnya Alex Marquez yang menang tahun lalu.
“Saya rasa ini mungkin salah satu trek tersulit bagi kami. Saya sangat menyukai tata letaknya, tetapi Alex (Marquez) menang tahun lalu, KTM juga bisa sangat kuat, jadi kami harus siap menghadapi kesulitan dan mari kita lihat apakah kami bisa meraih hasil yang baik," katanya.
Lantas, dengan catatan baik dari seri sebelumnya serta riwayat yang manis di Catalunya, apakah Jorge Martin bisa menang di seri kali ini? Jawabannya pasti bisa, tapi mendapatkannya tentu juga tidak semudah itu.
Dia memiliki rekan setim yang juga sedang dalam performa terbaik, meskipun dari segi pengalaman Martin lebih unggul dibandingkan Bezzecchi, tapi tidak ada satu alasanpun untuk mengesampingkan pembalap asal Italia tersebut.
Soal persaingan, Martin mengakui bahwa dia dan Bezzecchi bukan teman, tapi juga bukan musuh. Sebagai pembalap, keduanya pasti menjadi rival di lintasan, siap bertarung untuk memperebutkan posisi terdepan.
Namun, di luar kompetisi Martin dan Bezzecchi merupakan rekan setim yang baik. Saat sama-sama meraih podium, mereka saling memberi selamat usai melintasi garis finis.
“Marco dan saya memiliki hubungan yang baik. Jelas bahwa kami bukan teman, tetapi kami juga bukan musuh. Kami adalah rekan satu tim dan kami akan selalu berusaha saling membantu untuk mengalahkan merek lain, itulah tujuan kami," ungkap Martin, dilansir dari laman Motorsport.
Dengan semua cerita yang mengiringinya, GP Catalunya 2026 pasti menjadi momen yang penting bagi Jorge Martin dan Aprilia.
Momentum kemenangan di Le Mans menjadi modal berharga, apalagi Martin sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah berhasil memutus paceklik kemenangan. Namun, dia juga harus tetap waspada dengan rival yang juga sedang tampil kompetitif.
Nah, kalau menurut kalian apakah Martinator bisa memperpanjang catatan positifnya di sirkuit tempat dia merayakan gelar juara dunia? Saksikan balapan sprint race di hari Sabtu dan main race di hari Minggu.
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
-
Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
Operasi Kaki dan Bahu Marc Marquez Berjalan Sukses di Madrid, Kini Mulai Rehabilitasi
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!