FIFA Matchday sebentar lagi akan berakhir. Empat negara terkemuka di Asia Tenggara pun mulai kalkulasi hasil yang diraih, termasuk timnas Indonesia dan Malaysia.hasil maksimal tentu saja yang diharapkan.
Dari 4 negara Asia Tenggara terkemuka dalam sepak bola, tampaknya hanya timnas Indonesia dan Malaysia yang menuai hasil positif dalam FIFA Matchday kali ini. Indonesia sendiri seperti diketahui menuai hasil positif setelah menenggelamkan Brunei Darussalam 6-0.
Hasil kurang lebih sama masih dapat diharapkan esok sore. Karena pada 17 Oktober 2023 timnas Indonesia akan dijamu Brunei. Secara hitungan matematis, Indonesia mampu memenangkan laga ini. Sehingga dalam 2 laga FIFA Matchday dipastikan Indonesia meraih hasil positif.
Hasil yang juga menggembirakan datang dari Malaysia yang berjuluk Harimau Malaya. Dalam turnamen Merdeka 2023 yang digelar, Malaysia sukses menundukkan India dengan skor 4-2. Kemenangna ini terasa special karena India menampati peringkat 102 FIFA. Sehingga mereka dapat berharap mengalami kenaikkan ranking.
Namun meskipun menang terhadap India kepastian kenaikan peringkat FIFA belum menjadi jaminan. Sebab besok sore Malaysia harus menghadapi Tajikistan dalam babak final Merdeka 2023. Seandainya mampu mengalahkan Tajikistan pemilik peringkat 110 FIFA, dipastikan Malaysia akan meroket.
Nasib kurang beruntung justru dirasakan 2 jagoan sepak bola Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam. Dua negara penguasa sepak bola Asia Tenggara ini menuai hasil minor dalam FIFA Matchday.
Thailand yang menjalani FIFA Matchday dengan melakukan tur Eropa, harus mengalami kekalahan memalukan. Mereka dibantai tanpa ampun oleh Georgia 0-8. Skor yang paling memalukan dalam sejarah sepak bola Thailand.
Kemungkinan kekalahan masih mungkin terjadi bagi Thailand dalam FIFA Matchday kali ini. Pasalnya pada laga kedua, mereka akan menghadapi Estonia yang memiliki peringkat di atas Thailand.
Nasib Vietnam pun tidak jauh beda. Tidak tanggung-tanggung Vietnam mengagendakan 3 pertandingan. Lawan yang dipilih pun lebih berotot seperti China, Uzbekistan, dan Korea Selatan.
Dalam 2 pertandingan yang telah digelar, Vietnam mengalami kekalahan beruntun dari China dan Uzbekistan dengan skor sama, 0-2. Sedangkan pertandingan terakhir akan digelar besok menghadapi Korea Selatan. Peluang Vietnam untuk menang kali ini pun terhitung berat. Sebab Korea Selatan adalah penghuni peringkat 26 FIFA.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
-
Mau Pesta Gol Lagi, Mungkin Ini Susunan Pemain dan Formasi Racikan Shin Tae-yong di Leg 2 Timnas Indonesia vs Brunei
-
Simak Aturan Fase Grup Piala Dunia U-17 2023, Bagaimana Peluang Timnas Indonesia U-17 Lolos?
-
Media Korea Selatan Ledek Vietnam, Sebut Son Heung-min cs Tak Ada Manfaat Lawan Mereka
-
Tak Sabar Tampil Bareng Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023, Nabil Asyura Bertekad Bikin Orang Tua Bangga
-
Pelatih Brunei Emosi! Mario Rivera Siap Balas Dendam ke Timnas Indonesia
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan