Tim asal Asia Tengah, Tajikistan sukses menjadi juara di turnamen Merdeka Games edisi 2023 yang diselenggarakan oleh Malaysia. Di partai puncak turnamen edisi ke 42 tersebut, Tajikistan mampu menekuk tuan rumah sekaligus penggelar hajat, Malaysia dengan skor meyakinkan dua gol tanpa balas.
Disadur dari laman thestar.com.my (17/10/2023), dua gol kemenangan Tajikistan pada partai final tersebut dicetak oleh Rustam Soirov pada menit ke 44 dan Shahrom Samiev pada menit ke 88. Dua gol yang tentunya membuat pendukung tuan rumah di Bukit Jalil National Stadium terhenyak karena menjadi saksi gagalnya Harimau Malaya menjadi juara di rumah sendiri.
Seusai memastikan gelar juara, pelatih Tajikistan Petar Segrt memberikan sebuah statemen yang beranda menyentil tuan rumah Malaysia. Sepertimana diunggah oleh akun TikTok mangkulangittt, pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut memberikan sedikit kalimat namun sarat makna pada sebuah konferensi pers.
"Before the game, don't speak too much (sebelum pertandingan, jangan terlalu banyak bicara)," ucap Petar Segrt.
"We are now, Merdeka cup winner for life (sekarang kami adalah juara Piala Merdeka yang sesungguhnya)" imbuhnya.
Ucapan dari Petar Segrt tersebut seolah menyindir perilaku tuan rumah Malaysia. Pasalnya, pelatih Kim Pan Gon dan kubu Timnas Malaysia seringkali terlalu reaktif dalam meladeni statemen yang dilontarkan oleh tim yang menjadi lawan mereka.
BACA JUGA: Statistik Shin Tae Yong Bersama Timnas Indonesia, Buktikan Skuat Garuda Dihuni Pemain Tajam
Publik tentu masih ingat ketika Kim Pan Gon menanggapi komentar kubu Timnas India yang mengeluarkan statemen mengenai pemain naturalisasi. Kala itu, Kim Pan Gon yang sedikit tersinggung, menyatakan dirinya akan menaturalisasi pemain India untuk dibawa masuk ke Timnas Malaysia.
“Jangan sampai kita melakukan naturalisasi pemain India, jadi jangan menangis," ujar Kim Pan Gon menanggapi komentar kubu India kala itu.
"Lebih baik lihat sendiri bagaimana bisa kalah dari tim peringkat 134 dunia,” imbuhnya menyindir lawan yang mereka kalahkan dengan skor 4-2 tersebut.
Tak hanya itu, menjelang laga final Merdeka Games, kubu Malaysia juga kerap kali memberikan kalimat bernada sesumbar. Dengan yakin, Malaysia mengklaim akan kembali menjadi juara di Merdeka Games edisi 2023, sepertimana yang mereka lakukan dalam sepuluh tahun terakhir.
Sebuah sesumbar yang tentu saja berujung tragis, karena di laga final, Malaysia justru harus terkapar dari Tajikistan yang lebih banyak untuk memilih diam hingga usainya pertandingan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern
-
Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi
-
Membedah Teka-teki dan Teror Psikologis dalam Film The Whisper Man