Burung kenari merupakan salah satu jenis burung yang cukup lazim dipelihara oleh orang-orang di Indonesia. Burung yang memiliki warna dominan kuning cerah ini kerap kali dipelihara sebagai burung perlombaan karena memiliki kicauan yang cukup merdu.
Bahkan, burung kenari kualitas unggul yang sering memenangkan perlombaan kicau burung bisa dihargai hingga belasan juta rupiah.
Meskipun tergolong burung berukuran kecil, namun dalam merawat burung kenari memerlukan tips dan trik khusus agar burung tersebut merasa betah dan tidak stres. Berikut merupakan 3 tips memelihara burung kenari agar tidak mudah stres dikutip dari situs halodoc.com.
1. Perhatikan Kondisi Kandang
Burung kenari tergolong burung yang cukup sensitif dengan kondisi kandang atau sangkarnya. Meskipun berukuran kecil, usahakan sangkar burung kenari memiliki ukuran yang cukup besar.
Selain itu, sangkar tersebut usahakan selalu terjaga kebersihannya. Hal ini tentunya guna meminimalisir burung kenari tersebut merasa stres.
Burung kenari yang aktif dan seringkali berkicau menandakan burung tersebut dalam kondisi cukup bahagia. Usahakan burungmu juga dimandikan setiap seminggu sekali.
Meskipun burung kenari yang terlatih akan gemar mencelupkan dirinya ke air yang berada dalam sangkarnya, namun usahakan untuk tetap menyemprotkan air dan menjemur burung kenarimu di tempat yang teduh guna menjaga kesehatan dan kebersihannya.
2. Siapkan Pakan yang Sesuai
Kualitas pakan burung kenari juga berpengaruh terhadap stres tidaknya burung tersebut. Burung kenari umumnya akan memakan beberapa jenis biji-bijian dan buah-buahan sebagai makanan alaminya. Namun, di toko burung kini sudah banyak dijual pakan khusus kenari yang berupa pelet atau milet.
Akan tetapi, tetap sediakan beberapa sayuran dan buah segar yang telah dipotong-potong guna menjadi makanan penyeimbang bagi kenarimu. Satu hal yang penting, burung kenari sangat suka memakan kalsium.
Maka dari itu, orang-orang yang memelihara kenari akan meletakkan tulang belakang ikan sotong sebagai sumber kalsium tersebut.
Tulang belakang sotong juga mudah dibeli di toko pakan burung. Tentunya juga sediakan wadah air untuk burung kenarimu agar tetap terhidrasi.
3. Burung Kenari Suka Berinteraksi
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah burung kenari cukup suka berinteraksi dengan sesamanya ataupun jenis burung lain.
Beberapa pengoleksi burung umumnya akan memelihara lebih dari 1 ekor burung kenari dalam satu rumah atau bisa pula dengan memelihara jenis burung kicau lainnya. Hal ini tentunya untuk menjaga burung tersebut agar tidak merasa stres dan kesepian.
Nah, itulah beberapa tips dan trik memelihara burung kenari. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
5 Tips Mengajari Bayi agar Bisa Merangkak Lebih Cepat, yuk Terapkan!
-
Mudah Dirawat, Berikut 4 Tips Memelihara Burung Kutilang
-
5 Tips Memilih Shade Foundation yang Pas untuk Kulitmu, Warm atau Cool Undertone?
-
Mau Beli Baju Bekas Takut Zonk? Begini 6 Tips Thrifting yang Aman dan Untung
-
Sedang Trend di TikTok, Berikut Ini 4 Tips bagi Para Pemancing Pemula
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai