Big match antara Manchester City melawan Liverpool yang dilaksanakan di Etihad Stadium kemarin membuka English Premier League pasca jeda internasional.
Penampilan Haaland dkk. sangat ditunggu oleh Citizens mengingat lawan mereka sekarang adalah salah satu rival terberat di klasemen, perlu diketahui bahwa Liverpool kini berada di urutan ketiga klasemen EPL, tepat di bawah Manchester City.
Laga kemarin (25/11/23) berlangsung seru, kedua tim bermain saling menyerang, hal tersebut membuat dua kiper andalan timnas Brazil, Ederson Moraes dan Alisson Becker, yang menjadi tembok terakhir pertahanan tim harus bekerja ekstra keras.
Babak pertama Manchester City berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan kaki kiri Erling Haaland, pemain asal Norwegia tersebut berhasil mencetak gol setelah mendapat umpan dari Nathan Ake.
Tak hanya memberi keunggulan pada City, gol Haaland tersebut juga menjadi gol ke-50-nya selama di Premier League, sebuah pencapaian yang luar biasa di tahun keduanya bersama Manchester biru.
Melansir dari laman ESPN, dengan ini Haaland juga berhasil memecahkan rekor Andrew Cole yang mencetak 50 gol di Premier League dalam waktu 65 pertandingan, sementara Haaland mampu mematahkannya hanya dalam 48 pertandingan.
Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir, anak asuh Jurgen Klopp pun tidak tinggal diam, begitu babak kedua dimulai, Liverpool juga terus melancarkan serangan ke gawang City.
Pertandingan berjalan cukup alot, hingga pada menit ke-80 Trent Alexander-Arnold berhasil membobol gawang Ederson Moraes. Skor pun berubah menjadi 1-1
Di menit-menit akhir, kedua tim masih belum bisa menaikkan skor dan pertandingan pun berakhir dengan skor imbang, hasil yang layak mengingat kedua klub sama-sama tampil baik.
Laga seru yang menyajikan dua klub dengan pamor tinggi serta dua pelatih terbaik dunia berhasil membuka liga Inggris dengan ciamik.
Sayangnya, pertandingan tersebut diwarnai dengan konflik antara Darwin Nunez dan Pep Guardiola. Nunez yang terbawa suasana ketatnya persaingan kedua tim, kemudian sempat adu mulut dengan Pep menggunakan bahasa Spanyol.
Beruntung Klopp dan beberapa staf dari Liverpool berhasil melerai keduanya dan pertandingan kembali kondusif.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Banjir Undangan? Ini 5 Tips Atur Budget Kondangan agar Dompet Tak Menjerit
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
Artikel Terkait
Hobi
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Mobil ini Bisa Jalan Terbalik Menentang Gravitasi, Ini Rahasia McMurtry
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
Terkini
-
Siomay Sapu-Sapu: Antara Kreativitas Kuliner dan "Jebakan Batman" Kesehatan
-
Tak Semua Orang Tua Layak jadi Figur Ayah-Ibu, Kisah Getir Cinta untuk Nala
-
Vivo V70 5G: Kamera ZEISS, Baterai Jumbo, dan Performa Ngebut di Harga Rp9 Jutaan
-
Matahari Lewat, Kulit Tetap Sehat: Sunscreen Murah Meriah Buat Anak Sekolah
-
Tayang 2 April, ENHYPEN Hingga V BTS Isi Soundtrack XO, Kitty Season 3