Beberapa mantan punggawa timnas Indonesia U-17 kembali dipanggil mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia U-20 tahap 2 yang digelar di Jakarta pada 2-28 Januari 2024 ini. Salah satu pemain alumni timnas U-17 yang turut serta dalam TC tersebut adalah Iqbal Gwijangge.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), mantan kapten timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2023 kemarin ini menjadi salah satu dari 34 pemain yang ikut ambil bagian dalam pemusatan latihan di Jakarta.
Lebih lanjut lagi, pemain yang juga ambil bagian dalam pemusatan latihan tahap 1 di Doha, Qatar pada akhir bulan Desember 2023 lalu ini menyebutkan dirinya tengah dicoba dipasang sebagai gelandang bertahan. Hal itu disampaikannya ketika diwawancarai oleh awak media pada Kamis (04/01/2024) kemarin.
Iqbal berujar bahwa pelatih timnas Indonesai U-20, Indra Sjafri tengah mencoba memasang dirinya sebagai geladang bertahan yang notabene berbeda dari posisinya sebelumnya sebagai bek tengah.
Pemain yang juga menjadi bagian dari klub Barito Putera ini mengaku tidak mengalami masalah ketika diminta oleh pelatih bermain di posisi lain di luar posisi murninya.
“Tidak ada masalah dengan posisi baru, saya akan mengikuti sesuai kebutuhan pelatih. Mau jadi bek tengah atau pun gelandang, saya siap selalu. Saya juga jadi bisa belajar untuk main dua posisi karena saat ini sepak bola modern kita harus bisa dua atau banyak posisi sehingga bisa membantu pelatih jika dalam permainan ada strategi yang kurang,” ujar Iqbal Gwijangge dikutip dari laman resmi PSSI.
Iqbal Ungkapkan Selepas TC di Qatar Kondisi Para Pemain Kian Bagus
Pemain berpostur 180 cm ini juga mengatakan selepas kembali dari menjalani pemusatan latihan (TC) di Qatar, dirinya dan rekan-rekannya merasa dalam performa yang lebih baik daripada sebelumnya.
Lebih lanjut lagi, pemain peraih gelar AFF Cup U-16 2022 ini juga mengaku kondisi fisik para pemain juga selalu dipantau dan di uji oleh tim pelatih saat melakoni TC baik di Qatar maupun di Jakarta.
“Alhamdulillah setelah kembali dari Qatar, kondisi semua pemain lebih baik. Di Qatar, kami sudah meningkatkan fisik, kemarin disini juga pemain ada tes fisik, vald, VO2max, saya rasa semua pemain sangat baik. Kita disini tetap fokus, kerja keras, dan disiplin,” imbuhnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
Artikel Terkait
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Leave No One Behind: Drama Laga Kepolisian Berantas Kejahatan TPPO!
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Ulasan Silent Parade: Misteri Pembunuhan di Balik Keheningan Warga Kota
-
Redefinisi Pengabdian: Dari Mahasiswa Kritis Menjadi Mahasiswa Konten