Kabar yang cukup membanggakan datang dari salah satu pemain timnas Indonesia yang bermain di luar negeri. Melansir dari laman Instagram @timnaspedia.idn, mantan kapten timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam resmi dinobatkan sebagai bek kanan termahal yang bermain di kasta tertinggi liga Thailand, atau Thai League 1 pada musim 2026/2027 ini.
“Punya nilai pasar Rp8,69 miliar (€500 ribu), Asnawi Mangkualam masuk dalam jajaran bek kanan termahal di Liga 1 Thailand!. Nilai bek Port FC yang terikat kontrak hingga 2029 ini sejajar dengan pemain Ratchaburi FC, Sai van Wermeskerken,” tulis laman Instagram @timnaspedia.idn.
Asnawi Mangkualam yang saat ini menjadi andalan klub kasta tertinggi liga Thailand, yakni Port FC memang bukanlah pemain baru yang merumput di liga tersebut. Melansir dari laman transfermarkt.com, Asnawi Mangkualam tercatat sudah bermain untuk klub Port FC sejak pertama kali direkrut dari klub Korea Selatan, Jeonnam Dragons pada tahun 2024 silam.
Dirinya sendiri memiliki kontrak bersama Port FC hingga akhir musim 2028/2029 mendatang. Meskipun pada awal masa bergabungnya dirinya masih sering bermain dari bangku cadangan, dengan konsistensi dan performanya yang kian meningkat, Asnawi Mangkualam saat ini menjadi salah satu bek terbaik di liga Thailand.
Bahkan, saat ini market value atau nilai pasar dirinya sudah mencapai harga Rp 8,69 miliar atau sekitar 500 ribu euro. Nilai pasar mantan pemain klub Korea Selatan, Ansan Greeners tersebut setara dengan bek keturunan Belanda-Jepang milik klub Ratchaburi FC, yakni Sai Van Wermeskerken yang juga mencatatkan market value sekitar Rp 8,69 miliar.
Namun, Asnawi Mangkualam layak berada di peringkat pertama dikarenakan usianya saat ini jauh lebih muda dibandingkan dengan Sai Van Wermeskerken. Asnawi Mangkualam sendiri saat ini masih berusia 26 tahun. Sementara itu, Sai Van Wermeskerken memiliki usia yang jauh lebih tua, yakni 32 tahun.
Lantas, dengan predikat Asnawi Mangkualam yang saat ini menjadi bek kanan termahal di liga Thailand, akankah dirinya akan membuka peluang kembali ke timnas Indonesia?
Sandy Walsh Kian Menua, Asnawi Mangkualam Berpeluang Comeback ke Timnas?
Predikat sebagai salah satu bek termahal di liga Thailand memang menjadi sebuah keuntungan bagi seorang Asnawi Mangkualam. Dirinya yang saat ini memiliki market value sekitar Rp 8,69 miliar tentunya memunculkan anggapan jika performanya bersama klub Port FC di liga Thailand memang sangat baik. Lalu, apakah hal ini bisa berdampak bagi kariernya di timnas Indonesia?
Sejak menjalani debut di tahun 2017 silam, Asnawi Mangkualam sudah mengoleksi 48 caps bersama timnas Indonesia dan telah mencetak dua gol. Dirinya juga sempat menjabat sebagai kapten skuad Garuda dari periode 2021 hingga 2024 silam. Namun, seiring berjalannya waktu dan banyaknya pemain diaspora Eropa yang dinaturalisasi, Asnawi Mangkualam kini sudah hampir tidak pernah lagi dipanggil ke timnas Indonesia.
Bahkan, terakhir kali dirinya berseragam timnas Indonesia adalah saat melakoni laga ASEAN Cup 2024 silam melawan Filipina. Sudah lebih dari setahun dirinya tak kembali berseragam skuad Garuda.
Namun, dengan kian menuanya nama Sandy Walsh sebagai salah satu bek kanan di timnas Indonesia, nama Asnawi Mangkualam diprediksi bisa menjadi pengganti yang sepadan bagi bek keturunan Belanda-Indonesia tersebut. Meskipun posisi bek kanan utama di timnas Indonesia diprediksi masih menjadi milik Kevin Diks, tentunya kehadiran Asnawi Mangkualam sebagai pelapis yang sepadan dinilai layak dipertimbangkan saat ini.
Usia yang relatif masih muda dan cukup berpengalaman di timnas Indonesia dinilai bisa menjadi jaminan dirinya akan kembali menembus skuad Garuda. Lantas, apakah menurutmu Asnawi Mangkualam masih layak berseragam timnas Indonesia?
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
Artikel Terkait
-
Kini Bela SC Heerenveen, Mees Hilgers Kecewa Gagal Gabung ke Juara 2X Liga Champions
-
Sanksi Dicabut Klub Emil Audero Tidak Lagi Jadi Tim Musafir
-
Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026
-
Timnas Indonesia Harus Main Tandang pada November, Erick Thohir: Kita Ngalah untuk BTS
-
Erick Thohir Wanti-wanti John Herdman, Kondisi 3 Pemain Timnas Indonesia Bikin Was-was
Hobi
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
Terkini
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
Modernisasi Keselamatan Kelautan: Dari Analisis Pascatragedi Menuju Pencegahan Dini Berbasis AI
-
Belajar Tidak Menilai Orang dari Luarnya lewat Novel Senior
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak