Pemilu dan Pilpres 2024 memang telah digelar pada Rabu (14/02/2024) kemarin. Melansir dari beberap sumber Quick-count, khususnya LSI (Lembaga Survei Indonesia), pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming masih unggul hingga lebih dari 50% per 16 Februari 2024, dibandingkan 2 pasangan capres dan cawapres lainnya, yakni Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Tentunya diharapkan siapapun Presiden dan Wakil Presiden terpilih nantinta mampu membawa Indonesia maju di berbagai aspek. Salah satunya adalah aspek pengembangan dan pembinaan sepabola.
Melansir Suara.com pada Sabtu (17/02/2024), bek kiri timnas Indonesia, Pratama Arhan sampaikan harapannya untuk Presiden dan Wakil Presiden terpilih nantinya agar lebih memperhatikan pesepakbolaan nasional.
Pemain berusia 21 tahun tersebut tentunya berharap bahwa pemerintahan yang baru, kedepannya bisa lebih memperhatikan dunia sepakbola nasional dan melakukan berbagai macam kebijakan yang bisa membawa kemajuan bagi pesepakbolaan Indonesia.
“Harapan saya dengan pemerintahan baru ini berharap lebih fokus ke sepak bola. Saya berharap sepak bola Indonesia lebih diperhatikan lagi,” ujar Pratama Arhan, dikutip dari kanal berita suara.com.
Pratama Arhan Harap Fasilitas Sepakbola di Indonesia Kian Ditingkatkan
Lebih lanjut lagi, pemain yang juga wakil kapten timnas Indonesis U-23 ini juga berharap bahwa pemerintah yang baru nantinya dapat memberikan fasilitas penunjang bagi perkembangan atlet sepakbola di Indonesia.
Fasilitas tersebut tentunya meliputi training centre dan training ground, kualitas stadion dan beberapa sarana/pra-sarana penunjang lainnya.
“Terus bangun fasilitas-fasilitas latihan, training camp, itu lebih lengkap lagi supaya pemain atau atlet sepak bola lebih berkembang lagi,” imbuh pemain yang kini memperkuat klub liga Korea Selatan, Suwon FC tersebut.
PSSI dan Pemerintah sejatinya memang tengah melakukan pembangunan komplek training center timnas Indonesia di IKN (Ibukota Nusantara) sejak tahun 2023 lalu.
Fasilitas training center ini direncanakan akan menjadi salah satu yang terbaik di kawasan Asia, khususnya regional Asia tenggara (AFF).
Pembangunan fasilitas training center untuk timnas Indonesia ini direncanakan akan menyelesaikan pembangunan tahap I pada bulan Maret 2024 mendatang. Diharapkan fasilitas ini dapat menjadi penunjang bagi timnas senior, maupun kelompok umur dan timnas wanita Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
Tumben Lain dari Biasanya, Bung Towel Inginkan STY Dikontrak Seumur Hidup
-
Ucapkan Selamat ke Prabowo, Ini Pesan dari Putin
-
Mahfud MD Buka Suara: Pemilu Telah Selesai, Kita Tak Boleh Lelah
-
Pramugari Beri Ucapan Selamat ke Gibran Rakabuming Sebagai Wapres, Publik Protes: Belum Ada Putusan Resmi
-
Thomas Doll Tabuh Genderang Perang ke Shin Tae-yong Soal Pemanggilan Pemain ke Timnas, Riekerink Angkat Bicara
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?