Pabrikan asal Italia, Ducati, diperkirakan bakal mengulang catatan baiknya di musim 2024 ini. Dari tes Sepang kemarin saja, beberapa pembalap Ducati sukses menorehkan hasil yang baik.
Sebut saja Jorge Martin, Enea Bastianini, dan Pecco Bagnaia. Mereka sukses mencatatkan waktu terbaik di hari pertama, kedua, dan ketiga.
Dominasi pembalap Ducati di dalam gelaran MotoGP sudah jelas terbukti di musim lalu, dimana 6 dari 10 pembalap yang masuk ke 10 besar berasal dari tim Ducati pabrikan maupun satelit.
Sementara 3 ranking paling atas juga diraih oleh pembalap Ducati, mereka adalah Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), Jorge Martin (Prima Pramac Racing), dan Marco Bezzecchi (VR46 Racing Team).
Musim ini, dengan kedatangan beberapa pembalap baru, seperti Marc Marquez (Gresini Racing) dan Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing) tampaknya akan membuat pabrikan satu ini semakin berjaya.
Ditambah lagi dengan adanya perkembangan motor terbaru, yakni Desmosedici GP24 yang akan digunakan oleh pembalap Ducati Lenovo Team dan Prima Pramac Racing, sudah terbukti performanya di Sepang Test kemarin.
Namun, di balik semua kemungkinan tersebut, Marc Marquez justru mengungkapkan satu hal yang menarik. Pembalap nomor 93 ini memprediksi satu rider dari pabrikan lain yang berpotensi mematahkan dominasi Ducati musim ini.
Dia adalah rider KTM, Brad Binder. Kalau tadi disebutkan bahwa peringkat 3 besar dihuni oleh pembalap Ducati, maka pembalap keempat terbaik ditempati oleh Brad Binder.
Binder menjadi mengakhiri musim di posisi empat setelah berhasil meraih 5 podium di musim 2023 kemarin.
Melansir dari laman Crash, Marc mengatakan bahwa di beberapa seri ke depan, penampilan terbaik mungkin akan diciptakan oleh Pecco atau Martin.
"Pecco konsisten dan pandai mengatur kondisi, sementara Martin dia sangat cepat. Saya yakin mereka akan ada di sana (podium)" ungkap Marc.
Kemudian, dia mengatakan bahwa kemungkinan selanjutnya akan dicapai oleh Brad Binder.
"Yang ketiga adalah Brad Binder, tentunya tergantung dengan perkembangan mesin yang dilakukan oleh KTM," lanjutnya.
Memang, penampilan KTM dan Brad Binder musim lalu diluar ekspektasi penggemar, mereka berhasil mengoleksi 5 podium yakni di GP Qatar, GP Thailand, GP Austria, GP Inggris, dan GP Spanyol.
Sehingga bukan tidak mungkin pembalap asal Afrika Selatan tersebut mampu mendobrak dominasi Ducati musim ini, apalagi jika didukung dengan motor yang mumpuni.
Lantas apakah prediksi Marc Marquez benar-benar akan terjadi? Kita lihat saja, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?
-
2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
Artikel Terkait
-
Tunggangi Motor Ducati di MotoGP 2024, Marc Marquez Prediksi Pesaing Terberatnya
-
Bakat Tak Terduga Komeng Sebelum Terjun ke Politik, Pernah Tantang Eks Pembalap MotoGP
-
Salut! Marquez dan Bagnaia Kedapatan Ngobrol Bareng, Ini yang Dibicarakan
-
Saingi Ducati, BMW Kembangkan Sayap Motor yang Bisa Digerakkan
-
Apa Kata Fabio Di Giannantonio Tentang Andalan Barunya di MotoGP 2024?
Hobi
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
Terkini
-
Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini
-
Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi
-
Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu
-
Ilusi Kekayaan Individual: Saatnya Literasi Finansial Jadi Gerakan Warga
-
Mengintip Keseruan TNT Fighter: Komunitas Stunt Fighting yang Buka Jalan ke Layar Lebar