Pelatih timnas Indonesian U-16, yakni Nova Arianto resmi memanggil kembali 34 nama yang akan melakoni seleksi dan pemusatan latihan timnas Indonesia U-16 tahap I gelombang ke-3. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), mantan bek timnas Indonesia era 2000-an tersebut memanggil 34 pemain dalam proses seleksi gelombang ke-3 kali ini yang notabene lebih banyak daripada pemain yang dia panggil dalam seleksi gelombang I dan II kemarin.
Daftar Nama Pemain Seleksi Gelombang Ke-3
Penjaga Gawang:
Atha Al Rasyid, Faizal Razaaq, Dava Aryula Siregar, Rendy Rezzaqu Mochtar, Davian Rayana D
Bek/Defender:
Nabil Mulya Nazwar, Feri Saputra, Muhammad Naufal Raka,Farik Rizqi, Krisna Priatmaja, Ghufran Al Ghazaly S.C, Rafif Zaki Saputra, Muhammad Alfariz Fhiliano, Raditya Arif Wicaksana, Hanif Sahregal
Gelandang/Pemain Tengah:
M. Sutan Reihansyah A, Darrel Reswaranto, Gilang Fahri Pamungkas, Rayhan Nazril Maulana, Daffa Sayyidina Ikhbar, Handri Dimas Sulistyo,Mirza Amanbillah, Muhammad Fauzan, Ridho, M. Saka Ibrahim, Fahri Bahtiar, Satria Rizki Putra, Gabriel Krist Evandra, M. Algazani Dwi Sugandi
Penyerang/Striker:
Ravza Aprian, Muhammad Mierza F, Allian Cahya Nazma, Sean Rahman Castor, M. Farel Affua Suprayitno.
Nova Arianto Tekankan Teknik Olah Bola Kepada Para Pemain
Nova Arianto yang sudah sekitar 4 tahun menjadi asisten pelatih timnas Indonesia senior, yakni Shin Tae-yong tentunya cukup memahami betul gaya melatih dari pelatih asal Korea Selatan tersebut. Dirinya juga beberapa kali terlihat mengadopsi gaya melatih dari Shin Tae-yong. Salah satunya dengan meminta para pemain memakai kaos kaki berbeda di setiap kaki terkuatnya.
Selain itu, Nova Arianto juga memberikan arahan kepada para pemain seleksi timnas Indonesia U-16 kali ini dalam teknik pengolahan sepakbola modern yang benar. Menurutnya, beberapa pemain masih sering lalai dalam teknik sepakbola sederhana seperti membuka ruang, mengumpan dan kerjasama tim. Oleh karena itu, dirinya juga memberikan arahan kepada para pemain sembari melakukan seleksi.
“Mereka rata-rata bermain di SSB, jadi saya melihat mereka membawa gaya dari masing-masing SSB atau akademinya. Tapi saya ingin menunjukkan pada mereka ini lho cara main sepak bola sekarang. Saya mau pilih pemain yang benar-benar sesuai dengan filosofi saya, termasuk dengan tinggi badan,” ujar Nova Arianto.
Seleksi tahap I gelombang ke-3 timnas Indonesia U-16 ini akan dilakukan pada 25-28 Februari 2024 di Lapangan B, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Kursus Refer System PSSI Mendapat ResponS Positif dari Para Peserta
-
2 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia antar Tiga Poin untuk Klubnya
-
Timnas Indonesia Bisa Bikin Pelatih Vietnam Dipecat usai Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jelang Hadapi Indonesia, Timnas Vietnam Kembali Dirundung Berita Negatif
-
Bukan Shin Tae-yong, China Malah Tunjuk Pelatih yang Jadi 'Tumbal' Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Hobi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Bangladesh: Misi Menang Besar demi Tiket Final
-
2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez
-
Perjuangan Leo/Daniel di Asian Games 2026: Sembuh Cedera hingga Raih 2 Emas
-
Gagal Menang dari Malaysia, Nasib John Herdman Berada di Ujung Tanduk!
Terkini
-
LIAR GAME Season 2 Resmi Diumumkan, Seiyuu Utama Bagikan Komentar Antusias
-
Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?
-
Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!
-
White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun
-
Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?