Posisi penjaga gawang Timnas Indonesia pada pertandingan lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Putaran kedua melawan Vietnam nanti dipastikan akan terjadi pergeseran. Hal tersebut tak lepas dari cederanya sang penjaga gawang utama Skuat Garuda, Ernando Ari Sutaryadi.
Berkenaan dengan hal tersebut, coach Shin Tae-yong melalui laman resmi pssi.org (7/3/2024) memanggil tiga penjaga gawang untuk mengisi skuat. Mereka adalah Nadeo Argawinata dari Borneo FC, kemudian Muhammad Riyandi dari Persis Solo dan Muhammad Adi Satryo dari PSIS Semarang.
Tanpa adanya seorang Ernando Ari Sutaryadi dalam skuat, membuat kans Nadeo untuk kembali menjadi penjaga gawang utama Pasukan Merah Putih terbuka lebar. Selain unggul dari segi usia, penjaga gawang berusia 27 tahun tersebut juga dinilai unggul dalam hal pengalaman, mental dan teknik bermain daripada dua kompatriotnya.
Meskipun demikian, Nadeo justru memilih untuk bersikap bijak. Alih-alih memikirkan kans dirinya menjadi penjaga gawang nomor satu di Timnas Indonesia karena tak adanya Ernando, Nadeo justru lebih memilih untuk tak memikirkan siapa yang akan turun nanti.
Bahkan, dalam lontaran kalimat yang dikeluarkannya, Nadeo terlihat sekali legowo dengan apapun keputusan yang akan dilakukan oleh sang pelatih.
"Saya tidak fokus pada siapa yang turun pada pertandingan melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia. Karena kita tahu sendiri, kiper utama di Timnas (Ernando Ari Sutaryadi) sedang cedera. Jadi, siapapun yang turun besok saat melawan Vietnam, pasti yang terbaik menurut pelatih," ujar Nadeo diplomatis sepertimana menyadur unggahan akun TikTok kisozim pada Kamis (14/3/2024).
Tanggapan bijak dari seorang Nadeo Argawinata ini tentu menjadi sebuah hal yang cukup melegakan bagi para pencinta Timna Indonesia. Pasalnya, seorang Nadeo sempat menjadi polemik karena tidak masuk dalam rencana awal STY untuk skuat Putaran Final Piala Asia 2023 lalu.
Saat itu, Nadeo tak dipanggil ke skuat karena STY lebih memilih Ernando Ari, Muhammad Riyandi, dan Syahrul Trisna. Polemik itu akhirnya mereda ketika Nadeo pada akhirnya mendapatkan pemanggilan susulan dari STY.
Menyadur laman suara.com (14/1/2024), Nadeo akhirnya menjadi bagian dari skuat Timnas Indonesia di putaran final Piala Asia, dengan menggantikan Syahrul Trisna yang dibekap oleh cedera.
Lantas, bagaimana peluang Nadeo menjadi kiper utama di laga melawan Vietnam nanti ya?
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Kandidat Dirtek Baru PSSI Sudah di Kantong Erick Thohir, Diputuskan Juni 2024
-
Erick Thohir Tak Janjikan 3 Bek Keturunan Bisa Main di Piala Asia U-23 2024
-
Butuh Menit Bermain, PSSI Dukung Kepindahan Justin Hubner ke Liga Jepang
-
Komentar Berkelas Erick Thohir, Tanggapi Sindiran Bek Vietnam
-
Kisruh Izin Pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia U-23, Erick Thohir: Keputusan di LIB dan Klub
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial