Induk sepak bola Indonesia, PSSI telah melakukan rilis resmi nama-nama pemain yang diproyeksikan untuk bermain di Piala Asia U-23 bulan April ini. Uniknya, melalui laman pssi.org (1/4/2024), federasi sepak bola Indonesia tersebut melakukan dua kali perilisan nama skuat.
Perilisan pertama dilakukan pada pukul 3.29 pagi dengan anggota skuat sebanyak 27 nama pemain, namun kemudian direvisi beberapa jam kemudian karena adanya penambahan satu pemain lagi. Bergabungnya Nathan Tjoe-A-On pada akhirnya membuat PSSI melakukan revisi perilisan, dengan anggota skuat berjumla 28 penggawa.
Masuknya Nathan Tjoe-A-On dalam skuat seolah membuat tugas Rizky Ridho sebagai kapten kesebelasan menjadi semakin berat. Bukan terkait apa-apa, apa lagi terkait permasalahan internal dalam skuat, namun sebagai kapten tim, Ridho memiliki tugas untuk menjaga sekaligus mengawal rekan-rekannya untuk tetap di jalur yang benar selama pertandingan berjalan.
Dalam nama-nama yang telah dirilis, setidaknya terdapat dua nama pemain yang memiliki watak keras dan tak kenal takut dengan provokasi lawan, yakni Justin Hubner dan Komang Teguh Trisnanda. Selain Justin dan Komang, ada dua nama lainnya yakni Witan Sulaeman dan Nathan Tjoe-A-On yang saat ini dijuluki sebagai "Tom and Jerry" Timnas Indonesia.
Untuk Komang dan Justin, tentulah kita tahu bagaimana karakter mereka bermain. Sebagai pemimpin di lapangan, Ridho harus bisa mengerem permainan keras dan provokatif dari kedua rekannya tersebut agar mereka tak bertingkah terlalu keras yang berujung kartu karena bisa merugikan tim.
Sementara untuk Witan dan Nathan, kedua pemain ini sejatinya memiliki hubungan yang baik-baik saja. Namun terkadang, mereka "saling omel" di sepanjang laga berjalan. Ketika Nathan merasakan peran Witan kurang maksimal, dirinya tak segan-segan untuk mengomel kepada Witan, pun demikian sebaliknya.
Hal ini terjadi karena memang Witan maupun Nathan bermain dalam garis permainan yang sama, yakni di sektor sebelah kiri Timnas Indonesia.
Bahkan jika kita jeli, pada pertandingan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Vietnam lalu, beberapa kali kita bisa melihat bagaimana Witan dan Nathan saling omel layaknya kakak adik yang tengah merencanakan sesuatu, namun hal itu tak berjalan dengan baik. Sampai-sampai saat itu, Thom Haye ikutan "ngomel" kepada keduanya yang terus saja saling berbantah.
Sudah terbayang bukan, bagaimana beratnya tugas Rizky Ridho di Piala Asia U-23 nanti? Selain harus bisa memimpin Timnas Indonesia kala berhadapan dengan lawan-lawannya, dirinya juga harus berhadapan dengan sikap unik keempat kompatriotnya di Pasukan Garuda Muda nanti.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar