Menjalani laga uji coba melawan Arab Saudi saat melakoni pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan. Menyadur laman resmi PSSI pada Minggu (7/4/2024), Pasukan Merah Putih harus mengakhiri pertandingan dengan skor 1-3.
Sayangnya, kekalahan di laga uji coba tersebut membuat sebagian warganet kesal. Bahkan, di akun instagram resmi Timnas Indonesia terlihat komentar-komentar bernada mencemooh hasil uji coba yang didapatkan oleh Timnas Indonesia U-23.
Namun sejatinya, kekalahan yang diterima oleh Timnas Indonesia U-23 di laga persahabatan melawan Arab Saudi tersebut cukuplah wajar. Setidaknya, ada tiga alasan yang harus diketahui oleh para penggemar sepak bola nasional agar tak melayangkan hujatan tak perlu kepada Pasukan Garuda Muda.
Apa sajakah itu?
1. Laga Melawan Arab Saudi Hanyalah Uji Coba
Alasan pertama mengapa Timnas Indonesia tak perlu mendapatkan hujatan adalah karena laga melawan Arab Saudi hanyalah sebuah pertandingan uji coba.
Menang ataupun kalah dalam sebuah pertandingan uji coba tak akan memberikan efek apapun kepada tim yang melakukannya.
Justru ketika menelan kekalahan, mereka bisa melakukan evaluasi sebelum terjun di turnamen yang sebenarnya nanti.
2. Arab Saudi Adalah Pemegang Titel Juara Asia U-23
Alasan yang kedua adalah, Arab Saudi adalah pemegang titel juara bertahan di Piala Asia U-23. Jika kita melihat laman history dari AFC pada edisi terakhir di Uzbekistan tahun 2022 lalu, mereka sukses meraih titel kejuaraan setelah di partai terakhir berhasil mengalahkan Uzbekistan yang juga berstatus sebagai tuan rumah gelaran.
Sementara Indonesia? Tentu saja semuanya tahu bahwa Timnas Indonesia U-23 saat ini adalah tim yang berstatus debutan. Secara logika saja sudah sangat aneh ketika tim yang berstatus kejutan dituntut untuk menang dari tim yang berlabel juara bertahan.
3. Banyak Penggawa Arab Saudi saat Juara Asia Masih Tergabung dalam Skuat
Fakta selanjutnya adalah di tim Arab Saudi yang mengalahkan Timnas Indonesia kemarin, terdapat setidaknya 9 pemain yang menjadi bagian dari mereka saat menjadi juara Piala Asia pada edisi 2022 lalu.
Pengalaman yang menggunung, ditambah dengan chemistry permainan yang sudah ada minimal sejak 2 tahun lalu, tentu menjadikan Arab Saudi lebih mengerti satu sama lain.
Sementara Indonesia, selain pemainnya belum bergabung semua, Skuat Garuda juga diisi oleh pemain dengan komposisi yang baru.
Setelah mengetahui 3 alasan ini, sepertinya yang bermasalah adalah mereka-mereka yang menuliskan kalimat hujatan kepada Timnas Indonesia U-23 deh!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
Artikel Terkait
-
Dilepas oleh Cerezo Osaka, Justin Hubner Gabung ke Timnas U-23
-
Pulih Dari Cedera, Elkan Baggott Siap Gabung Timnas Indonesia U-23?
-
Justin Hubner 'Genit' ke Pemain Timnas Indonesia Putri, Bikin Riuh Netizen
-
Yordania Berangkat ke Qatar, Rival Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024 Targetkan Lolos Olimpiade Paris
-
Media Vietnam Sinis Timnas Indonesia U-23 Tumbang dari Arab Saudi: Minim Naturalisasi
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia