Induk sepak bola Asia, akhirnya merilis daftar nama skuat final negara-negara peserta gelaran Piala Asia U-23. Melalui laman history mereka, assets.the-afc.com pada Rabu (10/4/2024), federasi sepak bola tertinggi di benua Asia itu mengumumkan 23 nama pemain untuk masing-masing kontestan.
Dari laman yang sama, 23 nama pemain untuk Timnas Indonesia U-23 juga tercantum di dalamnya. Dan seperti yang diprediksi oleh berbagai kalangan, 23 nama yang menghiasi skuat U-23 Indonesia tersebut masih didominasi oleh muka-muka lama.
Namun ternyata, dari 23 nama tersebut, terselip setidaknya satu nama kejutan dan baru merasakan dilatih seorang Shin Tae-yong. Dia adalah Ikhsanul Zikrak, seorang pemain muda yang kini bermain untuk Pesut Etam, Borneo FC.
Sejauh ini, pemain kelahiran Padang Pariaman, Sumatera Barat 8 November 2002 tersebut tercatat belum pernah merasakan bermain untuk Timnas Indonesia di level manapun. Adik dari pesepakbola Muhammad Iqbal yang memperkuat Persebaya Surabaya tersebut baru merasakan pemanggilan ke Timnas Indonesia saat STY mengumumkan daftar pemain untuk gelaran Piala Asia U-23 pada awal bulan April lalu.
Sebelumnya, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang dan penyerang sayap kanan ini selalu terlewatkan oleh pemanggilan-pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.
Satu-satunya alasan yang mungkin menjadikan dirinya masuk dalam radar seorang STY adalah karena Ikhsanul Zikrak ini memainkan sebuah permainan yang efektif bersama Borneo FC. Bagaimana tidak, jika kita menyadur laman transfermarkt.com, pemain ini sejatinya juga jarang mendapatkan menit bermain di klubnya tersebut.
Di musim ini, Zikrak hanya bermain sebanyak 9 kali di Liga 1 Indonesia, dengan total waktu bermain 150 menit. Namun, dari 150 menit yang didapatkannya tersebut, Zikrak berhasil mencetak 2 gol dan membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling efektif memanfaatkan menit bermainnya di Liga 1 Indonesia.
Maka tak mengherankan jika pada akhirnya coach STY memanggil Ikhsanul Zikrak ke Timnas Indonesia U-23, dan langsung membawanya ke turnamen sebesar Piala Asia U-23 ini sembari berharap kualitas dan efektifitas yang dimilikinya bisa membantu Pasukan Muda Merah Putih untuk berprestasi di gelaran.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
Banyak yang Berubah! Nomor Punggung 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia U-23
-
Kisah Lebaran Timnas Indonesia Jelang Piala Asia U-23, Berpisah dengan Keluarga Demi Garuda
-
Pertarungan Piala Asia U-23 Dimulai! Timnas Indonesia Berangkat ke Qatar
-
Peta Kekuatan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23, Sekuat di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
-
Ada Nathan Tjoe-A-On dan Elkan Baggott, 4 Pemain Lain Ini Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia Piala Asia U-23
Hobi
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
Terkini
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca