Perjalanan Timnas Indonesia U-23 di gelaran Piala Asia U-23 kali ini benar-benar disesaki dengan beragam hal yang menarik. Selain sukses memberikan kejutan besar dengan mencapai babak semifinal gelaran di momen debut mereka, Pasukan Muda Merah Putih juga mencatatkan sebuah kenyataan unik, di mana para pendukung Timnas Indonesia harus berterima kasih kepada Jepang U-23.
Hal ini tak lepas dari jasa besar Jepang yang dalam perjalanan menuju gelar juara, berhasil menghancurkan dua negara yang mengalahkan Indonesia dengan cara yang penuh kontroversi. Melansir laman the-afc.com (4/5/2024), Jepang berhasil membalaskan dendam dan kekesalan para pendukung Timnas Indonesia U-23 kepada Qatar dan Uzbekistan.
Seperti yang kita ketahui bersama, kedua negara tersebut mencatatkan kemenangan ketika berjumpa dengan Indonesia dengan cara-cara yang kurang terpuji dan penuh kontroversi. Baik Qatar maupun Ubekistan, sukses mengalahkan Indonesia karena mendapatkan banyak keuntungan dari sang pengadil pertandingan.
Qatar yang mengalahkan Indonesia di fase penyisihan grup, dibabat habis oleh Jepang saat keduanya berjumpa di babak delapan besar gelaran. Menyadur laman history AFC, Qatar yang menjadi pemuncak grup A, bertemu dengan Jepang yang menjadi runner-up grup B pada 25 April 2024 lalu.
Qatar yang mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah, di luar dugaan justru berhasil diluluhlantakkan oleh Jepang dengan skor 2-4. Tak hanya itu, pada pertandingan tersebut, Qatar juga harus kehilangan penjaga gawang mereka karena melakukan pelanggaran keras kepada pemain Jepang.
Tak hanya itu, Jepang juga berhasil membalaskan kekesalan penggemar Timnas Indonesia untuk kali kedua saat bertemu dengan Uzbekistan. Di partai final gelaran, Jepang bertemu dengan Uzbekistan yang mengalahkan Indonesia dengan skor 2-0 di babak semifinal.
Sama halnya seperti Qatar, Uzbekistan juga berhasil mengalahkan Indonesia dengan pertandingan yang penuh dengan kontroversi di fase semifinal. Dan lagi-lagi, Jepang kembali menjadi tim yang membalaskan kekalahan menyakitkan Indonesia dari sang lawan.
Melansir laman AFC, pada partai final gelaran yang digelar di Jassim bin Hamad Stadium, Al Rayyan pada 3 Mei 2024 lalu, Jepang sukses membuyarkan mimpi juara Uzbekistan dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal dari Fuki Yamada pada menit ke-90+1.
Dua kali dibantu oleh Jepang untuk membalaskan kekalahan menyakitkan yang diderita oleh Indonesia, sepertinya para pendukung Skuat Garuda Muda perlu mengucapkan terima kasih kepada tim Samurai Biru deh!
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Dikenal Kalem, Tingkah Random Rizky Ridho Jadi Omongan: Ada-ada Aja Kelakuannya
-
Sudah Kelewatan, Netizen Malah Serukan 'Marselino Out' ke KMSK Deinze
-
4 Pemain Timnas Indonesia U-23 Jadi Sorotan Roberto Mancini, Disebut Bisa Mentas di Liga Italia
-
Aset Masa Depan Garuda, Rafael Struick Berasal dari Keluarga yang Tak Biasa
Hobi
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Tak Kejar Validasi, Marc Marquez Tetap Tenang dengan 7 Gelar Juara Dunia
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
Terkini
-
Cari HP Kamera Terbaik 5 Jutaan? Ini 5 Pilihan dengan Foto Paling Tajam
-
Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata
-
Ironi Para Penjilat Kekuasaan: Saat Gelar Akademis Kalah oleh Mental ABS
-
4 OOTD Casual Chic Style ala Seo Ji Hye, Inspo Gaya Ngampus Sampai Ngantor!
-
Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?