Pembalap Italia, Luca Marini, mengaku sangat marah ketika mendengar kabar yang menyebutkan bahwa dirinya akan keluar dari Honda lebih awal.
Belakangan ini memang ada banyak isu bermunculan mengenai kerjasama dari Marini dan pabrikan Jepang tersebut, hal ini dikarenakan penurunan performa secara drastis yang dialami oleh Marini.
Di awal musim 2024, adik Valentino Rossi tersebut belum pernah mencetak poin sama sekali, hampir di setiap balapan, baik itu sesi sprint maupun main race dia juga start dan finis di urutan terakhir.
Musim lalu Marini menjalani setiap race untuk meraih podium, tapi saat ini untuk meraih satu poin pun itu masih sangat sulit. Dengan catatan buruk ini, tidak heran jika para penggemar berspekulasi bahwa dia akan meninggalkan Honda lebih awal.
Akan tetapi, respon dari Luca Marini justru sebaliknya, dengan tegas dia membantah kabar miring tersebut. Bahkan dia juga tidak segan untuk mengatakan bahwa dia marah.
"Saya sangat marah. Saya tidak tahu mengapa, tapi seseorang menyebarkan berita ini dengan sengaja untuk mencoba dan melakukan sesuatu," ungkap Marini, dilansir dari laman Crash.
Luca Marini memutuskan untuk hengkang dari tim asuhan kakaknya, VR46, dan menerima tawaran dari Honda sejak musim 2023 lalu.
Meskipun hingga saat ini dia belum berhasil memperbaiki keadaan yang ada di Honda, tapi Luca masih percaya dengan projek yang dia lakukan ini.
“Saya sangat percaya dengan proyek (Honda) ini. Kami baru menjalani lima balapan! Kami baru mulai dan sebenarnya ada banyak hal yang dapat berubah sepanjang musim ini karena Honda terus berusaha," lanjutnya.
Dengan memutuskan untuk bergabung bersama Honda itu artinya Marini sudah siap dengan segala risiko yang ada, di sana dia tidak hanya berperan sebagai pembalap saja, tapi dia juga punya tanggung jawab untuk melakukan pengembangan motor.
Meskipun sulit, Marini mengaku puas karena semua orang di Honda mau bekerjasama dan bekerja keras. Tidak ada kata libur bagi mereka, setelah melakoni seri Le Mans beberapa waktu lalu, Marini bersama timnya bertolak ke Mugello untuk melakukan tes pribadi.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 Segera Usai, Apa Saja Kegiatan Pemain setelah Ini?
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
-
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
-
Tetap Berguna, Ini 8 Fungsi Stadion Piala Dunia 2026 setelah Turnamen Usai
Artikel Terkait
Hobi
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
FFF Bidik Zinedine Zidane, Timnas Prancis Siap Mulai Era Baru
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
-
Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026
Terkini
-
Demi Tembus Oscar, Avatar Aang Dipersiapkan Tayang Terbatas di Bioskop
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV
-
Rilis Forever July, Sunmi Bandingkan Sensasi Jatuh Cinta bak Hujan Deras
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green