Judul: 3 Alasan Mengapa Timnas Indonesia Harus Menang di Laga Uji Coba Lawan Tanzania, Biar Aman?
Pasukan Garuda Senior akan melakoni pertandingan uji coba melawan Tanzania pada Minggu (2/6/2024). Pertandingan ini sendiri akan dilangsungkan di Stadion Madya Jakarta, dan memulai kick off pada pukul 16.00 WIB.
Meghadapi Tanzania yang memiliki peringkat lebih tinggi, Timnas Indonesia diharapkan untuk bisa memenangi pertandingan. Jika kita analisis, setidaknya akan ada 3 alasan mengapa anak asuh Shin Tae-yong tersebut harus bisa memenangi laga melawan Tanzania.
Ingin tahu apa sajakah itu? Mari kita ulas!
1. Menambah Moral Bertanding
Alasan pertama mengapa Timnas Indonesia wajib menang di laga uji coba melawan Tanzania adalah karena hal tersebut bisa menambah moral bertanding anak asuh Shin Tae-yong. Hal ini tentunya sangat penting, mengingat setelah laga uji coba ini, mereka akan langsung berhadapan dengan Irak yang menjadi tim terkuat di Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran kedua ini.
2. Menghindari Cibiran Pihak-Pihak yang Berseberangan
Tak kalah pentingnya dengan alasan pertama, alasan kedua ini juga menjadi sebuah hal yang patut untuk diwaspadai. Pasalnya, salah satu sosok yang paling getol mengkritik kinerja STY dan Timnas Indonesia, Fakhri Husaini pernah memiliki pengalaman manis saat berjumpa dengan Tanzania.
Melansir laman national-football-teams.com, pada laga uji coba antara Indonesia melawan Tanzania pada 14 September 1997 lalu, Fakhri Husaini menjadi salah satu aktor kemenangan 3-1 Pasukan Garuda atas Tanzania. Pada laga tersebut, Fakhri bahkan menjadi pencetak gol pertama Indonesia atas sang lawan.
Bisa dibayangkan, jika laga melawan Tanzania tak berujung kemenangan bagi Timnas Indonesia, tentu kritikan-kritikan pedas akan kembali mengarah kepada STY dan skuat Timnas Indonesia.
3. Bukti Kesiapan Jelang Pertandingan Sebenarnya
Alasan ketiga mengapa Indonesia harus menang atas Tanzania di laga uji coba ini adalah, karena laga ini sebagai tolok ukur kesiapan Pasukan Merah Putih jelang laga sesungguhnya. Melansir laman AFC, Indonesia langsung turun ke pertandingan yang sebenarnya hanya berselang empat hari saja setelah pertandingan laga uji coba ini.
Dengan rentang waktu yang relatif singkat tersebut, maka mau tak mau Timnas Indonesia sudah harus siap secara permainan semenjak pertandingan ini, sehingga nantinya di pertandingan melawan Irak maupun Filipina mereka sudah terlepas dari evaluasi dan urusan-urusan teknis maupun nonteknis lainnya.
Jika melihat fakta-fakta di atas, sepertinya memang Timnas Indonesia harus mengakhiri laga melawan Tanzania ini dengan kemenangan ya. Karena jika seri atau bahkan sampai kalah, hal itu bisa saja mendatangkan gelombang kritik terhadap STY dan pasukannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia vs Tanzania, Media Inggris Prediksi Garuda Menang Tipis
-
4 Keuntungan yang Didapatkan Indonesia dari Uji Coba Lawan Tanzania, Sebegitu Manfaat?
-
5 Fakta Tanzania Lawan Timnas Indonesia yang Jarang Orang Tahu: Pernah Dilatih Tentara Nazi
-
Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia Era Fakhri Husaini, Tanzania Ingin Balas Dendam
-
3 Alasan Emil Audero Tak Akan Pernah Memperkuat Timnas Indonesia
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!