Sebelum menghadapi pertarungan menenukan melawan Irak dan Filipina pada tanggal 6 dan 11 Juni 2024 mendatang, Timnas Indonesia dijadwalkan bakal melakoni laga uji coba melawan Tanzania. Menyadur laman Suara.com (1/6/2024), pertandingan antara Indonesia melawan Tanzania ini akan digelar di Stadion Madya Jakarta, pada Minggu (2/6/2024).
Tak hanya sekadar uji coba, laga persahabatan ini juga dipastikan akan membawa banyak keuntungan bagi Timnas Indonesia. Setidaknya, terdapat 4 keuntungan yang bisa didapatkan oleh Indonesia dari laga uji coba melawan tim dari benua Afrika tersebut.
Kira-kira apa saja ya? Berikut rinciannya!
1. Adaptasi Suhu bagi Para Pemain Diaspora
Keuntungan pertama yang akan didapatkan oleh Timnas Indonesia di laga uji coba melawan Tanzania ini adalah, mereka bisa melakukan adaptasi suhu. Memang, bagi beberapa pemain yang berkarier di luar negeri, permasalahan suhu ini menjadi sebuah hal yang cukup mengganggu.
Seperti contohnya Nathan Tjoe-A-On. Dalam lansiran laman Suara.com (20/5/2024), Nathan mengakui bahwa dirinya sempat mengalami sesak napas karena perbedaan suhu yang dia alami ketika bertanding di SUGBK lalu.
Dengan adanya uji coba melawan Tanzania ini, para pemain bisa menjadikannya sebagai proses adaptasi terhadap suhu Jakarta sebelum pertandingan yang sebenarnya nanti.
2. Membangun Chemistry Antarpemain
Keuntungan kedua yang didapatkan dari laga uji coba melawan Tanzania ini adalah bisa dijadikan sebagai sarana untuk membangun chemistry antarpemain.
Hal ini diperlukan karena dalam pemanggilan kali ini, coach Shin dipastikan akan menyiapkan strategi tersendiri untuk meredam atau bahkan memenangi laga melawan Irak nanti.
3. Ajang Mengecek Kondisi Fisik dan Stamina
Laga uji coba melawan Tanzania ini juga bisa dijadikan sebagai ajang untuk mengecek kondisi fisik dan stamina para pemain Timnas Indonesia.
Hal ini diperlukan oleh jajaran pelatih di tubuh Timnas Indonesia untuk menentukan kesiapan bertanding para pemain di laga melawan Irak dan Filipina nanti, mengingat kompetisi musim ini juga telah usai, sehingga akan sangat mungkin kondisi mereka belakangan ini mengalami penurunan fisik dan stamina.
4. Mematangkan Strategi STY
Tak hanya chemistry, laga uji coba ini juga bisa dijadikan oleh STY dan para pemainnya untuk mematangkan strategi yang dipersiapkan untuk laga melawan Irak dan Filipina nanti.
Pasalnya, setelah meraih hasil yang kurang memuaskan di pertandingan pertama dan kedua melawan dua negara tersebut, Timnas Indonesia memerlukan strategi yang matang di dua laga sisa ini demi bisa meraih poin dan mengamankan posisi mereka untuk melaju ke babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga.
Itulah empat keuntungan yang didapatkan oleh Timnas Indonesia di laga uji coba melawan Tanzania kali ini. Selain empat hal di atas, kira-kira ada keuntungan lainnya atau tidak nih di mata para penggemar Timnas Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
5 Fakta Tanzania Lawan Timnas Indonesia yang Jarang Orang Tahu: Pernah Dilatih Tentara Nazi
-
Balas Kominfo, Pengusaha Internet Lokal Tantang Sidak Kantor Starlink Elon Musk di Indonesia
-
Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia Era Fakhri Husaini, Tanzania Ingin Balas Dendam
-
3 Alasan Mengapa Timnas Indonesia Bakal Menangi Duel Kontra Tanzania, Sudah Bisa Menebak?
-
3 Alasan Emil Audero Tak Akan Pernah Memperkuat Timnas Indonesia
Hobi
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
Terkini
-
Wacana Tutup Prodi: Solusi Relevansi atau Kedok Kegagalan Negara?
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
Bosan Helm Pasaran? Cargloss Chips Highway Patrol Usung Gaya Polisi 80-an
-
Bisikan dari Rimbun Bambu di Belakang Rumah
-
CIX Umumkan Bubar usai 7 Tahun Bersama, Seluruh Member Tinggalkan Agensi