Pemain timnas Indonesia, Jay Idzes benar-benar menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir. Hal ini tidak terlepas dari perannya dalam membantu klubnya, yakni A.C. Venezia lolos promosi ke Serie A usai mengalahkan Cremonse di babak play-off dengan skor tipis 1-0. Melansir dari kanal berita suara.com, bek berusia 24 tahun ini dipuji oleh media lokal Italia, yakni Tutto Venezia Sports.
Jay Idzes dipuji karena sukses menjadi salah satu palang pintu utama di lini pertahanan Venezia selama musim 2023/2024 ini kendati sempat diragukan kedatangannya di awal musim lalu. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Jay Idzes direkrut oleh pihak manajemen klub usai kontraknya bersama klub asal Belanda, Go Ahead Eagles berakhir di bulan Juni 2023 lalu. Kemudian dirinya dikontrak oleh Venezia guna mengarungi kompetisi Serie B.
Dirinya yang sempat diragukan di awal musim kemudian menjelma sebagai sosok bek andalan klub A.C. Venezia saat mengarungi liga Serie B musim 2023/2024. Bahkan, dirinya juga sukses kembali setelah harus rehat selama beberapa bulan di akhir tahun 2023 lalu karena memiliki permasalahan dengan penyakit peredaran darah di tubuhnya.
“Bek tengah Indonesia tiba dari Eredivisie dengan segala ketidakpastian dan juga kekhawatiran setelah penampilan yang kurang solid di Piala Italia melawan Spezia. Sebaliknya, mereka mengawali kejuaraan dengan luar biasa, sebagai benteng yang tak tertandingi, sebelum dihentikan oleh thrombosis. Dia kembali pada paruh kedua musim ini namun periode larangan bermain membatasinya dan dia membuat beberapa kesalahan, namun dia menyelesaikannya dengan baik, juga menemukan rekor tertentu sebagai seorang bomber,” tulis media Tutto Venezia Sports, dikutip penulis pada Kamis (06/06/2024).
Sempat terkena penyakit kelainan thrombosis atau peredaran darah tidak membuat performanya berhenti dan harus menjegal karir sepakbolanya. Bahkan, dirinya mengambil langkah penting dalam karirnya yakni melakukan naturalisasi guna membela timnas Indonesia. Dirinya juga sukses mencatatkan 1 gol dari 2 laga sejauh ini bersama skuad garuda.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, dirinya sukses mencetak gol saat timnas Indonesia melakoni laga tandang ke Hanoi saat menghadapi tuan rumah, Vietnam di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2 grup F. Laga tersebut juga dimenangi Indonesia dengan skor telak 3-0. Kini, Jay Idzes tengah mengincar target lainnya, yakni membantu timnas Indonesia lolos ke babak round 3 ajang kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
Artikel Terkait
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Irak: Singa Mesopotamia Superior
-
Jay Idzes Diragukan Main, Trio Bek Alumni Timnas Indonesia U-23 Berpeluang Tampil?
-
Diam-diam Shin Tae-yong Simpan "Mesin Gol" Timnas Indonesia Mengerikan Jelang Laga Sore Ini, 3 Pemain Pernah Jebol Irak
-
Timnas Indonesia, Tanggal 6 Juni, dan Laga Kontra Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno
-
Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan Dikritik Tak Lepas Kaus Kaki saat Berendam Air Es
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Kritik Keras Paradoks Industrialisasi: Bangun Pabrik Bertebaran, tapi Teknologinya Tetap Milik Asing
-
Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu
-
Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS
-
Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral
-
Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian