Pertandingan pamungkas Grup A babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Putaran Kedua menjadi sebuah mimpi buruk yang menyebalkan bagi Timnas India.
Bagaimana tidak, dituntut menang saat bersua tuan rumah Qatar, negara yang berasal dari kawasan Asia Selatan tersebut justru kembali menjadi korban permainan berat sebelah yang ditunjukkan oleh tuan rumah.
Melansir laman resmi AFC pada Selasa (11/6/2024), India yang bermain di Jassim bin Hamad Stadium, Doha mau tak mau harus memenangi pertandingan tersebut sebagai syarat utama untuk lolos ke putaran ketiga.
Namun sayangnya, kepemimpinan wasit Kim Woo-sung dari Korea Selatan yang kurang jeli, membuat mereka harus mengakhiri laga dengan skor 1-2 serta merelakan tiket putaran ketiga yang sejatinya sudah berada di depan mata.
Sekadar informasi, sebelum pertandingan melawan Qatar dimulai, India berada di posisi kedua klasemen sementara grup A dengan koleksi 5 poin. Jumlah tersebut sejatinya lebih baik dari Afghanistan yang juga mengoleksi 5 poin namun kalah dalam hal selisih gol, dan Kuait yang baru memiliki 4 poin.
Sehingga, kemenangan atas Qatar di laga terakhir itu, secara otomatis akan membawa India melaju ke putaran berikutnya dengan status sebagai runner-up grup, menyisihkan Kuwait maupun Afghanistan.
Gol Qatar Diliputi Kontroversi
Semula, semuanya memang berjalan cukup lancar dan sesuai skenario. India yang tampil menyerang, berhasil unggul pada menit ke-37 melalui Lallianzuala Chhangte. Namun sayangnya, semuanya berbalik di menit ke-73, ketika Qatar menyamakan kedudukan melalui Youssef Ayman.
Melansir video yang diunggah oleh kanal YouTube Indian Football pada Jumat (14/6/2024), gol yang dicetak Ayman tersebut, sejatinya berawal dari momen di mana bola sudah keluar meninggalkan lapangan di sisi kanan gawang India. Namun, sang wasit tetap mengesahkan gol tersebut karena menilai bola masih berada di area permainan.
Dan disinilah mimpi buruk India dimulai. Pasca mendapatkan kejadian yang tak fair itu, pemainan mereka mulai menurun, sementara tuan rumah Qatar semakin menemukan ritme permainan mereka.
Alhasil, tuan rumah pun pada akhirnya berhasil mencetak gol kemenangan di menit ke-85 melalui Musa Al-Rawi sekaligus membuat India gagal mengamankan satu tiket ke putaran ketiga babak kualifikasi ini.
Di klasemen akhir grup A, India hanya mampu menempati posisi ketiga dengan 5 poin, sementara Kuwait naik ke posisi kedua dengan 7 poin karena di laga terakhir berhasil memenangi laga melawan Afghanistan dengan skor tipis satu gol tanpa balas.
Sepertinya, tim-tim yang melawan Qatar selalu saja mendapatkan ketidakberuntungan ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
4 Rekor Menarik Usai Timnas Indonesia Melaju ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Melihat Performa Wakil ASEAN di Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia, Timnas Indonesia Wajib Putus Tren Buruk
-
Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia: Medan Mengerikan bagi Wakil ASEAN, Apa Penyebabnya?
-
3 Titik Lemah Timnas Indonesia yang Wajib Diperbaiki, Calon Makanan Empuk Raksasa Asia
-
Kalah Saing dari Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Vietnam Makin Terpuruk di Ranking FIFA
Hobi
-
Euforia Juara ASEAN Cup Selesai, Tantangan Berat Kualifikasi Piala Dunia Menanti Skuad Garuda
-
Konflik Memanas di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Insiden Keluar Kamp
-
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
Terkini
-
Usia 20-an Bukan Batasan: Kita Boleh Melangkah Lebih Pelan saat Dunia Sibuk Berlari
-
Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei
-
Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda
-
Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta
-
Batavia Awal Abad ke-20: Menyusuri Wajah Jakarta Era Kolonial