Insiden menegangkan sempat terjadi dalam pertandingan Skotlandia menghadapi Hungaria pada Senin (24/6/2024) dini hari WIB. Tepat di mana Barnabas Varga terkapar di tengah Stuttgart Arena.
Pesepak bola berusia 30 tahun itu terlibat benturan dengan kiper Skotlandia hingga kolaps. Ofisial sempat mendekat dan menutupi area Varga terjatuh dengan kain agar tidak disorot oleh kamera sebelum akhirnya ditandu keluar.
Melalui laman resmi Federasinya, Marco Rossi mengungkap bahwa Varga mengalami patah tulang pipi dan kemungkinan akan absen apabila Hungaria melaju ke babak 16 besar Piala Euro 2024.
“Semua orang sangat mengkhawatirkannya. Untungnya, dia baik-baik saja sekarang, dan itu yang paling penting. Tapi tulang pipinya patah di satu tempat, jadi dia tidak akan bisa membantu tim di Kejuaraan Eropa ini jika kita melaju ke babak 16 besar,” kata Rossi (24/6/2024).
Hungaria Catatkan Gol Kemenangan di Menit Akhir
Meskipun kalah penguasaan bola, tim asuhan Marco Rossi ini tampil cukup baik dan mampu memberikan perlawanan sengit. Mereka sukses mendapat sejumlah peluang emas, sampai akhirnya gol kemenangan tercipta di menit-menit akhir pertandingan.
Kevin Csoboth yang masuk sebagai pemain pengganti akhirnya memecahkan kebuntuan timnya di menit 90+10 dengan memanfaatkan umpan cut back dari Roland Sallai.
Magyarok Masih Berpeluang Lolos ke Babak Selanjutnya
Kemenangan 1-0 atas Skotlandia membuat tim Magyarok masih menjaga peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Dilansir dari laman resmi uefa.com, Hungaria menduduki urutan ketiga di klasemen akhir Grup A dengan mencatatkan tiga poin.
Sedangkan Skotlandia yang sebelumnya menahan imbang Swiss hanya mengoleksi satu poin dan terdampar di dasar klasemen. Hungaria masih bisa lolos ke babak 16 besar dengan mengincar peringkat ketiga terbaik.
Terlepas dari tiket 16 besar Piala Euro 2024 yang masih terjaga, Marco Rossi mengaku senang karena timnya berhasil mengoleksi poin. Pun dengan dukungan para pendukung yang hadir dan menambah semangat.
“Saya senang kami meraih kemenangan pertama kami di turnamen ini, terutama karena ribuan penggemar di stadion yang bolak-balik menyaksikan pertandingan, kami mendedikasikan kesuksesan ini untuk mereka,” sambung Rossi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Jangan Biarkan Rivalitas Sepak Bola Merusak Pertemanan
-
Kylian Mbappe Tunda Euforia usai Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?
Artikel Terkait
-
Aksi Heroik Szoboszlai: Bantu Selamatkan Barnabas Varga yang Kolaps di Hungaria vs Skotlandia
-
Piala Euro 2024: Southgate Dihujani Kritikan, Harry Kane Beri Pembelaan
-
Piala Euro 2024: Diwarnai Insiden Cedera, Hungaria Benamkan Skotlandia
-
Update Terbaru 2 Negara Tersingkir di Euro 2024
-
Hasil Euro 2024: Hungaria Susah Payah Kalahkan Skotlandia 1-0, Masih Mungkin Lolos Babak 16 Besar
Hobi
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Prediksi Norwegia vs Inggris: Haaland Siap Bantai Kane CS Demi Semifinal
-
Rekor Messi Tergeser, Mbappe Siap Jadi Bintang Bola Masa Depan, Benarkah?
-
Benteng Spanyol atau Ledakan Belgia, Adu Taktik Perebutan Tiket Semifinal
-
Makin Canggih, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Teknologi dalam Sepak Bola
Terkini
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Tas Ajaib Ema
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi