Penyelesaian akhir yang buruk masih kerap menjadi PR besar bagi Timnas Indonesia, termasuk dalam kelompok umur. Tak jarang skuad Garuda telah memiliki game-plan yang apik, tetapi harus tercoreng dengan finishing yang belum menemui sasaran.
Hal yang wajar, menyusul status Timnas Indonesia yang masih dalam proses menuju golden era. Namun tentu mau tak mau harus segera dibenahi dan dicarikan solusi agar produktivitas gol bisa dimiliki saat mengikuti berbagai kompetisi-kompetisi bergengsi di kemudian hari.
Belum lama ini salah seorang pemain keturunan kembali mendapat status sebagai WNI dan berpeluang memperkuat pasukan Merah Putih. Dia adalah Jens Raven.
Melansir laman resmi PSSI, pesepakbola yang tengah berkarir di FC Dordrecht tersebut telah mengambil sumpah kewarganegaraan pada 27 Juni 2024 kemarin. Raven yang menempati posisi striker diproyeksikan untuk Timnas Indonesia U-19.
Dinahkodai oleh Indra Sjafri, Garuda Muda bakal berpartisipasi dalam Piala AFF U-19 yang digelar di Surabaya. Turnamen se-Asia Tenggara itu akan menjadi panggung utama bagi Jens Raven dalam menunjukkan ketajaman lini serang. Nama Jens Raven jelas saja sudah tak asing bagi penggemar sepak bola tanah air.
Mengingat sebelumnya ia sudah masuk dalam list skuad yang dipilih Indra Sjafri untuk berlaga pada Toulon Cup beberapa minggu lalu. Kehadirannya seolah menjadi angin segar bagi pasukan Merah Putih yang kerap mendapat kritik perihal kemandulan di sejumlah pertandingan.
Tak menutup kemungkinan pemain berusia 18 tahun itu juga bisa dipanggil untuk Timnas senior. Hal ini diungkap Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai Jens Raven resmi menjadi WNI.
“(Jens Raven) pemain muda untuk menambah skuad timnas, baik yang U-19 ataupun pelapis timnas senior yang memang butuh pemain berkualitas. Apalagi setelah banyak kita menambah pemain-pemain belakang, kehadiran Jens yang biasa main di lini tengah-depan, sangat kita butuhkan,” kata Erick Thohir.
Sosok Jens Raven
Menyadur situs Transfermarkt, Jens Raven memiliki postur tubuh yang menjanjikan, yakni setinggi 1,89 m. Memiliki garis keturunan Indonesia-Belanda, ia bermain untuk FC Dordrecht U-21 dan memainkan empat pertandingan bersama Garuda Muda sejak debut pertama kali di Toulon Cup 2024.
Jens memiliki gaya permainan yang menggambarkan modernitas sepak bola. Tak hanya menunjukkan ketajaman lini depan, tetapi juga mampu menjaga kedalaman tim. Sebelumnya ia bermain untuk SV Dwo Zoetermeer dan SV Nootdorp.
Menarik ditunggu kiprah Jens Raven bersama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Filipina Pengin Tiru Cara Indonesia Membangun Timnas dengan Naturalisasi
-
3 Alasan Nova Arianto Cocok Tangani Timnas Indonesia Senior di Piala AFF 2024
-
Shin Tae-yong Diabadikan Jadi Nama Lapangan Sepak Bola di Kota Kelahirannya
-
Media Vietman Sebut Shin Tae-yong Dapat "Perintah Mendesak" Pulang ke Indonesia karena Kondisi Timnas Indonesia Begini
-
Baru Direkrut, Calon Pemain Timnas Indonesia Langsung Tampil Starter untuk Klub Belanda
Hobi
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
-
Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?
Terkini
-
Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya
-
Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab
-
Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra
-
Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo
-
Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris