Sukses PSSI membangun timnas Indonesia ternyata menjadi perhatian beberapa negara di sekitarnya. Timnas Indonesia yang dulu menjadi bulan-bulanan raksasa Asia Tenggara, Vietnam dan Thailand, kini berubah menjadi momok bagi mereka.
Catatan impresif terakhir saat timnas Indonesia membuat Vietnam babak belur. Di tahun 2024 saja Indonesia telah mengalahkan Vietnam dalam 4 kesempatan di ajang dan level berbeda.
Sementara itu, di tahun sebelumnya, Indonesia pun mampu membekuk Vietnam dan Thailand. Ajang itu adalah ajang SEA Games ke-32 di Kamboja. Di babak semifinal Indonesia menghancurkan Vietnam. Sementara di babak final membekap Thailand.
Kesuksesan ini menarik minat Tom Sainfiet, pelatih baru Filipina untuk membangun timnya.
“Jika kami di tahun-tahun mendatang dapat membangun tim yang benar-benar disegani. Dapat mencapai level Thailand, Vietnam, atau timnas Indonesia dan secara teratur berada di Piala Asia,” ucap Tom Sainfiet dilansir dari suara.com, Sabtu (6/7/2024).
Langkah tersebut sebenarnya telah dimulai Sainfiet menjelang laga terakhir putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meniru Shin Tae-yong, Tom Sainfiet pun berburu pemain keturunan di Daratan Eropa. Beberapa orang berhasil dibawanya.
Saat menjalani putaran kedua kekuatan baru Filipina sempat mengejutkan Vietnam. Terbukti mereka nyaris menang saat tandang ke My Dinh Stadium.
Namun ketika berhadapan dengan Indonesia, pemain bawaan Tom Sainfiet terbukti tidak berkutik. Filipina kalah telak 0-2 dari timnas Indonesia.
“Jika kami melakukan itu (selevel timnas Indonesia) maka kami akan semakin banyak pemain bahkan dari tim-tim besar yang ingin mewakili kami,” lanjutnya.
Model naturalisasi seperti Indonesialah yang diincar. Sebab jika mengandalkan potensi lokal sangat tidak mungkin. Sepak bola di Filipina bukan olah raga utama.
Langkah Filipina ini dipastikan lebih mudah. Sebab Filipina menganut kewarganegaraan ganda, tidak seperti Indonesia. Sehingga saat mencari pemain dari luar, mereka tidak begitu masalah.
Timnas Indonesia sendiri sejak ditangani Shin Tae-yong menjadi kekuatan baru di Asia. Masuknya beberapa pemain keturunan dipadu dengan potensi lokal membuat Indonesia bisa berbicara banyak di level Asia.
Agenda terdekat Indonesia adalah menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan mulai digelar September. Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China untuk memperebutkan tiket Piala Dunia 2026.
Baca Juga
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
Artikel Terkait
Hobi
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
Terkini
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'