Persaingan ketat nan sengit masih terjadi di sepak bola Asia Tenggara. Timnas Indonesia yang semakin diperhitungkan kini akan kembali berpartisipasi dalam turnamen pemain muda, yakni Piala AFF U-19.
Dilansir dari laman resmi pssi.org, Garuda Muda bakal menjalani laga perdana dengan menghadapi Filipina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pemain asuhan pelatih Indra Sjafri bisa dikatakan tergabung dalam grup yang mudah. Lantaran berada di Grup A membuat Indonesia hanya perlu menaklukkan Filipina, Kamboja, dan Timor Leste.
Secara kualitas, pasukan Merah Putih memang unggul di atas kertas hingga diyakini bisa dengan mudah lolos ke babak berikutnya.
Apalagi bertanding di negara sendiri, dukungan ribuan suporter yang digadang-gadang memenuhi stadion pastinya memperkuat mentalitas Welber Jardim dkk.
Vietnam Tak Begitu Garang, Tapi Tak Boleh Diremehkan
Timnas Indonesia biasa bersaing dengan Vietnam. Namun kini baik di senior maupun U-16, The Golden Star seperti tak bisa berbicara banyak ketika bertemu Indonesia.
Kendati demikian, gaya permainan yang nyaris serupa dan pemahaman budaya satu sama lain tentu membuat Garuda Muda harus tetap berhati-hati jika nanti terlibat pertandingan melawan Vietnam di partai semifinal Piala AFF U-19.
Selain Vietnam, Indonesia harus sangat mewaspadai Thailand dan Australia. Diketahui bahwa, Australia bergabung di Grup B.
Terlebih lagi belakangan ini The Socceroos seperti menjadi momok bagi Timnas Indonesia baik di senior maupun U-16. Sedangkan Thailand menghuni Grup C bersama Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Potensi bertemu Thailand atau Australia di semifinal jelas lebih besar, dan keduanya memiliki kans untuk menjegal langkah Garuda Muda dalam memenangi Piala AFF U-19 2024.
Persiapan dan Target Timnas Indonesia
Sebelum berpartisipasi di Piala AFF U-19, Timnas Indonesia yang ditukangi oleh pelatih Indra Sjafri telah mengikuti Toulon Cup di Prancis.
Meski tak bisa berbuat banyak ketika dihadapkan dengan negara-negara kuat pada turnamen tersebut, setidaknya Garuda Muda memiliki pengalaman dan pembelajaran besar yang bisa menjadi modal apik untuk bersaing di Piala AFF.
Pemusatan latihan di Jakarta telah berlangsung sejak 23 Juni hingga 1 Juli 2024 kemarin. Dony Tri Pamungkas yang menjadi salah satu andalan Indra Sjafri menargetkan gelar juara. Meski nantinya ada Jens Raven yang bakal bergabung memperkuat pasukan Merah Putih, ia tak merasa tersaingi.
“Justru kita berdua bisa saling belajar, saling bantu. Karena di sini kita kerja tim, ya. Jadi kita harus bisa saling mengisi kekurangan masing-masing agar tim ini bisa sukses ke depannya,” kata Dony.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Elkan Baggott Comeback, Lini Belakang Timnas Indonesia Makin Terjamin?
-
Garuda Calling! John Herdman Kembalikan Nuansa Era Lama di Timnas Indonesia
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
-
Premier League: Mikel Arteta Ungkap Frustasi Arsenal usai Dijegal Wolves
Artikel Terkait
-
Dua Mantan Nakhoda Timnas Vietnam Rebutan Incar Kursi Pelatih India
-
Pemain Naturalisasi Banyak Ngelamar, 2 Pemain ini yang Mungkin Cocok Direkrut Timnas Indonesia
-
2 Fakta Menarik Dominasi Tim dengan Rataan Supoter Terbanyak yang Hadir ke Stadion di ASEAN, Liga Indonesia Dominan!
-
3 Pemain Naturalisasi Generasi Pertama Paling Subur di Klub Liga 1, Ada yang Masih Terpakai di Timnas Indonesia
-
Ambisi Shin Tae-yong Usai Lapangan Sepak Bola Atas Namanya Resmi Dibuka
Hobi
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
Terkini
-
Sholat Ied atau Khutbah Dulu? Ini Hukum jika Tidak Mendengarkan Ceramah
-
Pelukmu Sementara, Hatiku Selamanya: Surat Cinta Pamungkas Vidi Aldiano yang Menembus Batas Waktu
-
Evolusi Doa: Saat Saya Berhenti Meminta Dunia dan Mulai Meminta Ketenangan
-
Mengungkap Kedok Maskapai Super Buruk di Novel Efek Jera Karya Tsugaeda
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang