Salah satu bek keturunan Indonesia-Belanda, Mees Hilgers akhirnya resmi menyandang status Kewarganegaraan Indonesia atau WNI. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pemain berusia 23 tahun tersebut menjalani proses pengambilan sumpah WNI pada Senin (30/09/2024) kemarin di Brussel, Belgia. Dirinya menjalani proses pengambilan sumpah tersebut bersama pemain keturunan lainnya, yakni Eliano Reijnders.
Dengan resmi menyandang status WNI, Mees Hilgers kini telah tersedia untuk membela timnas Indonesia. Bahkan, kemungkinan besar Mees Hilgers akan dipanggil oleh Shin Tae-yong selaku pelatih timnas Indonesia senior guna membela skuad garuda di laga matchday ke-3 dan ke-4 babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia pada bulan Oktober 2024 ini.
Tentunya dengan kehadiran Mees Hilgers di lini pertahanan timnas Indonesia, diharapkan pula pemain yang kini membela klub Belanda, FC Twente tersebut dapat memberikan kontribusi berlebih dan memperkokoh kedalaman di lini belakang. Perlu diketahui saat ini lini pertahanan Indonesia memang memiliki stok pemain keturunan yang cukup melimpah.
Hadirnya Mees Hilgers Membuat Jordi Amat Kembali Tersingkir di Timnas Indonesia?
Hadirnya Mees Hilgers tentunya diprediksi akan membuat beberapa pemain timnas Indonesia akan rawan tergeser posisinya oleh mantan bek timnas Belanda U-21 tersebut. Salah satu nama yang diprediksi akan tergeser posisinya adalah Jordi Amat. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, bek berusia 32 tahun tersebut saat ini memang masih dalam masa pemulihan cedera.
Bahkan, mantan bek timnas Spanyol U-21 tersebut juga sudah absen dalam 2 laga terakhir timnas Indonesia saat melawan Arab Saudi dan Australia di bulan September 2024 lalu. Diprediksi cedera paha yang dideritanya saat membela klubnya, Johor Darul Ta’zim membuat Jordi Amat harus absen beberapa bulan untuk menjalani masa pemulihan.
Kondisi ini tentunya membuat Shin Tae-yong diprediksi tidak akan memaksakan memanggil pemain yang telah mencatatkan 16 caps dan 1 gol untuk timnas Indonesia tersebut. Tentunya memanggil nama Mees Hilgers atau bek-bek lainnya guna mengisi posisi yang ditinggalkan Jordi Amat juga merupakan pilihan yang lebih masuk akal.
Belum lagi usia Jordi Amat yang sudah mencapai 32 tahun membuatnya mengalami penurunan performa dan posisinya mulai rawan tergantikan oleh bek-bek yang jauh lebih muda seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, Wahyu Prasetyo, Elkan Baggott dan juga Mees Hilgers.
Namun, tentunya keputusan sepenuhnya akan kembali ke tangan Shin Tae-yong selaku pelatih kepala untuk memanggil Jordi Amat atau tidak. Tak dapat dipungkiri bahwa Jordi Amat adalah salah satu bek yang cukup kenyang pengalaman baik di klub maupun tim nasional.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Luke Vickery Sudah Komunikasi dengan PSSI, Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Respon Bintang AC Milan Usai Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Jadi WNI
-
Paniknya Pelatih Bahrain Usai Mees Hilgers dan Eliano Reijnders WNI, Ngebut Lakukan Ini ke Pemain
-
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Gabung, Ini 4 Potensi Formasi Mengerikan Timnas Indonesia
-
Geger Ribuan Orang Klaim Jadi Buzzer STY dan Ngaku Tak Dibayar, Ada Apa?
-
PSSI Gerak Cepat Naturalisasi Pemain Keturunan 19 Tahun, Calon Pesaing Pratama Arhan
Hobi
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
-
Provisional Skuat, John Herdman dan Kemewahan Lini Bertahan Garuda yang Urung Menjadi Nyata
-
Disebut Diminati Klub Juventus, ke Mana Karier Emil Audero akan Berlanjut?
-
Ikonik dan Langka: Ducati Panigale V4 Lamborghini Pertama di Indonesia
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
Terkini
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Film War Machine: Latihan Militer Mendadak Berubah Jadi Teror Robot
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah