Tak bisa dipungkiri bahwa meroketnya prestasi Timnas Indonesia saat ini tak lepas dari campur tangan seorang Presiden Jokowi. Dukungan penuh dari orang nomor 1 di RI tersebut turut serta mengantar skuad Garuda ke ‘jalur’ yang tepat.
Menyadur suara.com, pengamat sepak bola tanah air, Justinus Lhaksana atau yang lebih dikenal dengan nama Coach Justin blak-blakan membongkar peran besar Presiden Jokowi untuk kemajuan sepak bola tanah air, utamanya Timnas Indonesia.
“Kalau kita ingat, pelatih Shin Tae-yong datang untuk menangani timnas yang saat itu berada di peringkat 174 dunia serta materi pemain yang apa adanya. Lalu datang Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, yang punya visi jelas untuk memasukkan Indonesia ke peringkat 100,” ujar Justin pada Senin (7/10/2024).
Kolaborasi keduanya pun terjalin begitu apik. Permintaan Shin Tae-yong terkait kebutuhan pemain untuk menjaga kedalam skuad Garuda pun direspon dengan baik. Hasilnya, kini pasukan Merah Putih mengalami kenaikan peringkat hingga 40 poin lebih.
Lebih lanjut, kerja sama itu juga tercapai berkat semangat dan visi serupa yang diusung Presiden Jokowi demi memajukan sepak bola Indonesia. Termasuk ketika tanah air digemparkan dengan Tragedi Kanjuruhan yang meninggalkan memori kelam, beliau tak tinggal diam.
“Saya pernah bilang, bahwa hanya RI 1 yang bisa menyelamatkan sepak bola Indonesia dan itu terbukti saat Presiden Jokowi menelpon presiden FIFA agar kita tidak kena sanksi paska kasus Kanjuruhan,” sambungnya.
Di sisi lain, Presiden juga memberikan dukungan penuh baik ketika menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 lalu maupun proses-proses naturalisasi para pemain diaspora. Ditambah dengan pembangunan pemusatan latihan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Coach Justin menilai bahwa sejak Timnas Indonesia menjadi wakil tunggal Asia Tenggara di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, rasa percaya diri dan kekuatan mental selalu terlihat di diri setiap pemain.
Hal tersebut nampak dari gesture tubuh dan sorot mata Jay Idzes CS. Mereka seakan tak peduli lagi dengan perbedaan ranking dan hanya fokus pada pertandingan yang dihadapi, juga lawan yang harus ditaklukkan.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Review Drama Korea The Legend of Kitchen Soldier: Saat Dapur Jadi Medan Perang
-
Piala Dunia 2026: Format dan Harapan Baru, Tim Underdog Bakal Beri Kejutan?
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Prediksi Brasil vs Haiti: Selecao Wajib Menang, Haiti Mampukah Bertahan?
-
Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Tak Mau Memberi Harapan Palsu
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
Terkini
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari