Johann Zarco diketahui ikut ambil bagian dalam kubu Honda yang berkompetisi di Suzuka 8 Hours tahun ini. Pembalap LCR Honda tersebut diketahui bergabung dengan dua pembalap Jepang lainnya, yakni Takumi Takahashi serta Teppei Nagoe.
Mereka bertiga sukses mengklaim kemenangan ketiga beruturt-turut Honda di ajang satu ini. Saking senangnya, Johann Zarco mengaku sangat terbuka apabila diberi kesempatan untuk mengulangnya tahun depan.
Menurut jadwal ajang balap ketahanan ini akan dilakukan pada tanggal 1-3 Agustus 2025, sehingga seharusnya bertepatan dengan jeda musim panas MotoGP. Hal ini tentu saja semakin memperlebar peluang Zarco untuk kembali bergabung.
Zarco sendiri merasa sangat senang dan bersemangat jika memang berkesempatan untuk kembali ke Suzuka 8 Hours, di samping itu dia juga harus melihat jadwalnya di MotoGP.
"Mungkin ya (kembali ke Suzuka 8 Hours) jika memungkinkan. Saya harus melihat kalender dan bagaimana kalender itu akan cocok, tetapi yang jelas dengan petualangan yang menyenangkan tahun ini, akan menyenangkan untuk melakukannya lagi," ujar pembalap asal Prancis tersebut, dilansir dari laman Crash.
Kesenangan Johann Zarco untuk bisa berkiprah di Suzuka 8 Hours mungkin akan lebih menantang jika Manajer Umum Ducati, Gigi Dall'igna akan ambil bagian juga di masa yang akan datang.
Apalagi, Ducati tahun ini sudah terlibat di Suzuka 8 Hours dengan mendukung tim Kagayama dan berhasil meraih posisi keempat.
Zarco mengaku akan memberi tahu tim Honda-nya untuk melakukan peningkatan-peningkatan sebelum kedatangan Dall'igna di Suzuka, di mana kemungkinan besar mereka tidak akan menang lagi.
"Saya tidak berbicara dengan Pecco, tapi saya akan katakan kepada Honda bahwa kami perlu melakukan beberapa kemajuan sebelum Dall'igna masuk ke kategori ini," katanya.
Tindakan Zarco bisa dibilang tepat, mengingat ajang balap satu ini memang menjadi impian dari sebagian pembalap MotoGP, Pecco Bagnaia contohnya. Juara dunia MotoGP tersebut mengaku sangat ingin bisa menjajal kompetisi balap ketahanan Jepang yang satu ini.
Ducati juga mulai menunjukkan eksistensinya di sini, bukan tidak mungkin beberapa tahun yang akan datang mereka akan menguasai Suzuka 8 Hours, sama seperti yang mereka lakukan di MotoGP.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Twibbon Maba Pakai Video Lucu: Anak Muda Sekarang Tak Mau Terlalu Serius
-
Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2