MotoGP 2024 tinggal menyisakan 4 seri lagi, yakni Australia, Thailand, Malaysia, dan Valencia. Perebutan gelar juara dunia mulai memanas, dua kandidat yakni Pecco Bagnaia dan Jorge Martin sama-sama memiliki kecepatan yang bagus, tapi juga kerap kali melakukan kesalahan yang merugikan diri mereka sendiri.
Terlepas dari segala drama yang ada, Ducati kabarnya akan tetap mendukung siapapun yang akan menjadi juara dunia tahun ini, karena bagaimanapun entah Pecco atau Martin keduanya sama-sama membalap dengan motor Ducati, yang berarti kemenangan mereka juga adalah kemenangan Ducati.
Namun, tetap tidak bisa dipungkiri bahwa atmosfer akhir musim ini ikut memanaskan orang-orang di paddock, termasuk Manajer Umum Ducati, Gigi Dall'Igna.
Setelah berpusing ria memikirkan siapa pembalap yang akan menempati kursi Ducati pabrikan musim depan pada pertengahan tahun lalu, kali ini dia harus mampu bertindak adik terhadap dua pembalapnya yang sedang berjuang untuk gelar.
Melansir dari laman GPOne, secara keseluruhan Gigi Dall'Igna tampak senang dengan performa pembalap-pembalapnya (tidak hanya Pecco atau Martin), hal ini disampaikan Dall'Igna dalam sebuah analisis yang dia unggah di LinkedIn pribadinya usai balapan di Jepang lalu.
"Satu lagi tabel pemimpin yang luar biasa dengan lima pembalap Ducati di posisi lima teratas," tulis Dall'Igna.
Dia memuji kelima pembalap Ducati teratas, yakni Pecco Bagnaia (1), Jorge Martin (2), Marc Marquez (3), Enea Bastianini (4), dan Franco Morbidelli (8). Selain itu, dia juga mengungkapkan bahwa apapun hasil yang didapat Ducati dan siapapun yang akan menjadi juara dunia, itu akan menjadi kesuksesan.
"Perhitungan menunjukkan pada kita semua bahwa salah satu pembalap kami (Ducati) akan tetap berada di puncak klasemen dunia. Ini Membuat kami bangga dan mempersiapkan untuk pesta besar Ducati, terlepas dari siapa yang akan menjadi juara," lanjutnya.
Di seri terakhir, GP Valencia 2024 nanti seluruh tim Ducati akan menikmati pesta final yang spektakuler. Lebih-lebih untuk saat ini mereka sudah berhasil mengunci gelar juara dunia konstruktor.
Kesuksesan mutlak Ducati ini diharapkan bisa menjadi kebahagiaan untuk semua, siapapun yang akan meraih gelar juara dunianya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Makin Canggih, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Teknologi dalam Sepak Bola
-
Bukan Aksesori, Ini 6 Fungsi Jam Tangan yang Digunakan Wasit Sepak Bola
-
MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?
-
Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
Artikel Terkait
-
Resmi! FIM akan Bekukan Mesin MotoGP Mulai Tahun 2025
-
David Alonso Raih Gelar Juara Dunia Moto3 2024, Marc Marquez Beri Pesan Ini
-
Menang Balapan Utama 8 Kali, Pecco Bagnaia Terancam Cuma Jadi Runner Up
-
Sisi Lain Jorge Martin: Berjuang Melawan Rasa Cemas di Sepanjang Kariernya
-
Misteri di Balik Terbakarnya Motor Marc Marquez di MotoGP Mandalika, Komponen Ini Jadi Biangnya
Hobi
-
Cetak Brace, Jude Bellingham Bisa Kejar Rekor Messi?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Inggris vs Argentina: Semifinal yang Lebih dari Sekadar Sepak Bola
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Rivalitas Inggris vs Argentina: Sejarah, Gengsi hingga Hand of God
Terkini
-
4 Masker Wajah Kandungan Heartleaf, Andalan Redakan Kemerahan dan Jerawat
-
Rilis Yo-I-Don! NCT Wish Sebarkan Semangat Memulai Awal Baru Penuh Harapan
-
Syarat Segunung, Nasib Menggantung: Wajah Birokratis Rekrutmen di Indonesia
-
Ironi Demokrasi: Ketika Pembelaan Hanya Milik Mereka yang Berkuasa
-
Jangan Asal Beli! 5 HP Gaming Rp2 Jutaan yang Paling Worth It