Maarten Paes memang baru tiga kali bertanding untuk Timnas Indonesia, tetapi penampilannya di setiap laga selalu menjadi sorotan utama. Ketangkasan maupun reflek apik yang dimiliki penjaga gawang FC Dallas itu layak untuk diberi apresiasi berulang kali.
Bahkan ketika menjalani debut melawan Arab Saudi, ia langsung menunjukkan performa berkelas. Baik dalam mengantisipasi dan mematahkan serangan lawan maupun menahan penalti yang membuat seluruh pemain hingga penonton merasa seperti senam jantung.
Adaptasinya bersama skuad Garuda terbilang mulus. Ia tak kesulitan membangun chemistry dengan penggawa lini belakang Timnas Indonesia, meski ada bek-bek berbeda yang dimiliki oleh tim.
Melansir Antara News, pelatih Shin Tae-yong menurunkan duet Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Rizky Ridho untuk menghadapi Arab Saudi. Kemudian berubah menjadi Jay, Rizky, dan Justin Hubner saat melawan Australia.
Kemudian ketika bertandang ke Bahrain, formasi kembali berubah dengan masuknya Mees Hilgers dan Jordi Amat yang mendampingi Jay Idzes. Perubahan-perubahan di lini belakang ini disambut hangat oleh Maarten Paes.
“Saya pikir ini menunjukkan bahwa semakin sering kami bermain bersama, semakin kuat pula hubungan kami. Dan dengan atau tanpa bola, kualitas kami akan menjadi lebih baik,” kata pemain berusia 26 tahun tersebut, Senin (15/10/2024).
Paes Memuji Kokohnya Barisan Pertahanan Timnas Indonesia
Performa gemilang di tiga laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga dinilai tak lepas dari solidnya lini belakang skuad Garuda. Menariknya, pemain asuhan pelatih Shin Tae-yong memang belum terkalahkan di tiga laga menghadapi tim-tim kuat yang sudah dijalani.
“Setiap tim yang sukses mempunyai pertahanan solid yang sangat baik. Saya pikir hal baik tentang kami sejauh ini adalah kami sangat menikmati pertahanan tim,” tutur Maarten Paes.
Ia mengatakan bahwa kunci kesuksesan pertahanan Timnas Indonesia saat ini adalah berkat kerja sama semua pemain. Pun dengan komunikasi dan saling apresiasi yang terus dilakukan.
“Saya pikir kami bersorak bahkan dengan tekel bagus, blok bagus, penyelamatan bagus. Kami bersorak satu sama lain dengan cara yang sangat positif. Kami saling menyemangati. Saya pikir itu sangat istimewa. Mees mendapat blok yang indah di akhir permainan, di mana saya menyemangatinya. Mereka mendatangi saya setelah penyelamatan,” imbuhnya.
Menghadapi China di Qingdao Youth Football Stadium pada Selasa (15/10/2024) malam ini, Paes berharap bisa meneruskan tren positif dan meraih kemenangan.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Dion Markx Pilih Nomor Punggung 44 di Persib, Ada Makna Khusus?
-
Maarten Paes Resmi Berseragam Ajax Amsterdam, Investasi Bagus?
-
Jamu China, Timnas Indonesia U-17 Diperkuat 28 Pemain Lokal hingga Diaspora
-
Kunjungi Sassuolo, John Herdman Pantau Langsung Aksi Jay Idzes?
-
Terjangkau, Inilah Harga Tiket Nonton Uji Coba Timnas Indonesia U-17
Artikel Terkait
Hobi
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
BATC 2026: Comeback Gemilang Ester dan Tim Putri Indonesia Runner Up Grup X
-
Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin
Terkini
-
Tegas Lawan Pelecehan Daring, Agensi Hyeri Pastikan Proses Hukum Berjalan
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung