Kekosongan kursi kepelatihan di Timnas Indonesia U-17 kemungkinan besar akan segera terisi dalam waktu dekat. Induk Sepak Bola Indonesia, dikabarkan telah menugaskan eks penyerang gahar Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto untuk mengisi posisi yang lowong semenjak akhir tahun 2025 lalu.
Dilansir laman Suara.com (5/2/2026), Kurniawan bahkan sudah bersiap untuk membentuk skuat terbaiknya, meskipun menurut laman resmi transfermarkt.com, dirinya baru resmi menjabat sebagai Pelatih Kepala di Skuat Muda Merah Putih pada tanggal 13 Februari 2026 mendatang.
Penugasan Kurniawan Dwi Yulianto ke Timnas Indonesia U-17 sendiri sejatinya bakal langsung menempatkan sosok yang akrab dipanggil dengan nama "si Kurus" tersebut dalam dimensi persaingan antar pelatih Timnas Indonesia.
Selayaknya di manapun, seorang pelatih yang menangani sebuah tim, sedikit-banyak sudah pasti akan dibandingkan dengan para pendahulunya, termasuk Kurniawan ini. Mau tak mau, dirinya sudah pasti akan menjadi obyek perbandingan dari para pemerhati Timnas Indonesia terlebih dalam hal pencapaian prestasi.
Uniknya, yang akan menjadi bahan perbandingan dengan Kurniawan bukanlah Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang tersohor dengan beragam pencapaiannya bersama Skuat Merah Putih, namun Kurniawan akan dibandingkan dengan sang kompatriotnya di Timnas Indonesia, Nova Arianto.
Bukan tak mungkin, pencapaian-pencapaian besar yang telah ditorehkan oleh Nova Arianto, akan menjadi sebuah bahan perbandingan empuk yang setiap waktu akan ditujukan kepada Kurniawan.
Bagaimana tidak, sama halnya dengan Shin Tae-yong yang saat ini seolah menjadi patokan kesuksesan bagi para pelatih yang menduduki nakhoda di level Timnas senior, Nova Arianto juga akan menjadi patokan kesuksesan pelatih Timnas Indonesia di level yang lebih muda.
Terlebih lagi, selama memegang Pasukan Muda Merah Putih, coach Nova tak hanya sukses membentuk karakter permainan tim secara kolektif, namun juga menggenapkannya dengan pencapaian yang nyata di lapangan.
Selama menjadi nakhoda di Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto sendiri memang telah mencatatkan beragam orehan.
Gapaian putaran final Piala Asia, hingga menjadi salah satu wakil dari benua Asia di pentas Piala Dunia U-17, tentunya menjadi sebuah PR besar yang setidaknya harus disamai oleh Kurniawan saat menjadi suksesor sang kompatriot di Timnas Indonesia U-17.
Karena jika tidak, maka sudah pasti Kurniawan akan menjadi topik utama perbandingan dari para penikmat sepak bola Indonesia dalam setiap agenda yang dijalani oleh Pasukan Muda Merah Putih.
Jadi, mari kita nantikan bersama, bagaimana dinamika persaingan dua pelatih muda asal Indonesia ini ketika menangani Skuat Kebangsaan di level yang sama.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
-
Dapat Pekerjaan Baru, Patrick Kluivert Bakal Bikin Timnas Suriname Melesat Tajam! Tapi ke Mana?
-
Elkan Baggott Nyatakan Siap Comeback, Justin Hubner Harus Siap Jadi Tumbal The Big Elk!
Artikel Terkait
-
Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
-
Marselino Ferdinan Komentari Kepindahan Ivar Jenner ke Dewa United
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
-
Rafael Struick Tarik Ivar Jenner ke Dewa United
Hobi
-
Double Podium di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Telah Kembali!
-
5 Tim Ini Pernah Ngerasain Jadi Juara yang Tak Dianggap: Ada Senegal dan Juventus!
-
Jelang FIFA Series, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Diprediksi Tampil Gacor
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
Terkini
-
Drakor Memasak Final Table Umumkan Jajaran Pemain, Siap Tayang Paruh Kedua
-
Renungan Jujur Pasca Lebaran: Euforia Usai, Makna Apa yang Tertinggal?
-
Park Eun Bin Pertimbangkan Peran Antagonis di Drama Saeguk The Wicked Queen
-
Menyoal Tahanan Rumah Eks Menteri Agama Yaqut: Kenapa Begitu Istimewa?
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG