Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena menyambut hangat hasil positif yang ditorehkan skuad asuhannya sepanjang putaran pertama BRI Liga 1 2024/2025. Termasuk tiga poin sempurna yang didapatkan ketika bertandang ke markas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha.
Diwarnai gol tunggal Maciej Gajos dari situasi tendangan penjuru, tim dengan julukan Macan Kemayoran ini menempati peringkat ketiga dalam klasemen sementara. Catatan yang terbilang apik, menyusul persaingan ketat dan ketidakstabilan performa sepanjang 17 laga kemarin.
“Sungguh cara yang luar biasa untuk mengakhiri paruh musim pertama. Sudah enam bulan kerja keras setiap hari, naik turun, dan penuh dedikasi dari orang-orang yang luar biasa,” tutur Carlos Pena, mengutip laman ligaindonesiabaru.com pada Rabu (1/1/2025).
Statistik 16 kali kebobolan dan empat kekalahan menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi seluruh pihak, baik pemain maupun pelatih. Tentu dengan target untuk bisa menorehkan hasil yang lebih maksimal di putaran kedua besok.
Pena pun turut menyadari bahwa para pemainnya masih belum menampilkan kekuatan terbaiknya. Setelah mengandaskan Malut United, Persija Jakarta mendapat jatah libur dan akan kembali menjalani latihan di akhir pekan.
“Dalam beberapa hari kami akan kembali dengan lebih kuat. Selamat tahun baru untuk semua,” tegas juru taktik berkebangsaan Spanyol itu.
Dilansir dari laman resmi klub persija.id, ambisi membara dimiliki oleh Persija Jakarta. Rizky Ridho dan kolega diharapkan bisa meningkatkan rasio kemenangan maupun produktivitas gol.
Kemudian sebaliknya, angka kekalahan dan kebobolan wajib ditekan kuat supaya tidak bertambah banyak. Sebisa mungkin nihil. Evaluasi menyeluruh bakal dilakukan manajemen agar performa tim dapat melejit.
“Saya bangga dengan kerja keras tim dalam putaran pertama ini. Kami berhasil berada di peringkat ketiga di mana itu posisi yang cukup baik. Tapi, tentu ada beberapa catatan yang harus segera diperbaiki. Masih ada beberapa kelemahan yang membuat kami kehilangan poin, dan itu tidak boleh terjadi lagi,” papar Mohamad Prapanca, Direktur Persija Jakarta.
Ia menargetkan kedalaman skuad yang lebih ideal lagi. Termasuk ketika nanti ada pemanggilan tim nasional, akumulasi kartu, serta cedera.
“Apakah ada kehadiran pemain baru? Kita lihat saja nanti. Manajer dan pelatih kepala sedang bekerja untuk merealisasikannya. Yang pasti, kami ingin melakukan yang terbaik,” tandas Prapanca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Depak Evan Dimas, Bos Persik Kediri Soroti Persaingan Ketat dan Adaptasi
-
PSS Sleman Fokus Pertajam Lini Depan, Dua Pemain Anyar Masih Jadi Teka-Teki
-
Nasib Evan Dimas: Baru Tampil Sekali, Kini Malah Dilepas Persik Kediri
-
Kabar Persib: Zalnando Come Home, Faris Abdul Hafizh 'Turun Kasta' ke Klub Liga 2
-
Fakta Menarik Persija di Putaran Pertama BRI Liga 1 2024/2025
Hobi
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
-
Triumph Rocket 3 Storm R, Motor dengan Mesin Lebih Besar dari Innova Zenix
-
Bersaing! Bos Aprilia Akui Jorge Martin Lebih Unggul dari Marco Bezzecchi
Terkini
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup
-
Siapa Wali Nikah Syifa Hadju? Ini Penjelasan dari Pihak Keluarga
-
Ulasan Novel Aku, Meps, dan Beps, Kehangatan Keluarga dalam Kesederhanaan