Ferrari Testarossa dikenal sebagai salah satu supercar ikonik era 1980-an dengan desain khas dan mesin flat-12 yang melegenda. Mobil ini juga menjadi salah satu model Ferrari klasik yang paling dikenal di dunia otomotif berkat karakter desainnya yang unik dan performanya pada masanya.
Namun, perhatian publik kini tertuju pada sebuah proyek modifikasi ekstrem yang mengubah Testarossa menjadi supercar enam roda. Proyek ini dilakukan oleh bengkel modifikasi Gas Monkey Garage di Texas, Amerika Serikat, yang mengubah mobil legendaris tersebut menjadi F6 Ferrari.
Melansir video YouTube Supercar Blondie pada Selasa (9/6/2026), proyek yang dipimpin Richard Rawlings itu tidak hanya menambahkan dua roda ekstra. Mobil tersebut dibangun selama sekitar dua tahun menggunakan basis Ferrari Testarossa bekas yang sebelumnya pernah digunakan dalam produksi film dan tidak lagi berada dalam kondisi koleksi yang ideal.
Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian belakang mobil. Tim Gas Monkey Garage memperpanjang sasis sekitar satu meter untuk menambahkan satu gandar tambahan sehingga total menjadi enam roda.
Bodi mobil juga dibuat lebih lebar dengan panel khusus yang terinspirasi dari Ferrari F40. Kehadiran spoiler belakang berukuran besar turut mempertegas tampilan agresif sekaligus membantu meningkatkan daya tekan saat mobil melaju.
Tak hanya tampilannya yang berubah drastis, jantung pacu Testarossa ini juga mengalami perubahan total. Mesin flat-12 bawaan Ferrari dicopot dan digantikan mesin LT4 supercharged racikan General Motors yang diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga sekitar 1.200 hp.
Angka tersebut hampir tiga kali lipat lebih besar dibanding tenaga Ferrari Testarossa standar. Tak heran jika proyek ini disebut sebagai salah satu transformasi paling ekstrem yang pernah dilakukan oleh Gas Monkey Garage.
Bagian kaki-kaki juga mendapat perhatian khusus dalam proyek ini. Sistem suspensi dan penggerak dirancang ulang untuk mengakomodasi konfigurasi enam roda yang tidak lazim pada supercar.
Menariknya, velg khusus yang digunakan pada proyek ini disebut menghabiskan biaya sekitar 60 ribu dolar AS atau hampir Rp1 miliar. Nilai tersebut bahkan setara dengan harga sebuah mobil baru di segmen premium.
Dalam video tersebut, kreator otomotif Alex Hirschi atau Supercar Blondie mengaku mobil ini terasa cukup normal saat dikendarai. Namun sensasinya berubah ketika supercharger mulai bekerja dan enam roda di bagian belakang terlihat melalui kaca spion.
Richard Rawlings juga mengakui dalam tayangan itu bahwa modifikasi ekstrem ini mungkin tidak akan disukai semua penggemar Ferrari. Meski begitu, proyek ini menunjukkan bagaimana dunia modifikasi mampu menghadirkan sesuatu yang benar-benar di luar batas supercar pada umumnya.
Baca Juga
-
Shin Tae-yong Resmi ke Persija, Mampukah Formula Sukses Timnas Terulang?
-
VW ID. Buzz dan Cara Volkswagen Merawat Warisan VW Kombi di Era Listrik
-
Creator Merchant Makin Ramai, Event Jejepangan Ikut Dorong Industri Kreatif
-
Tak Perlu Bingung, Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 secara Resmi dan Legal!
-
Ducati Peringati 100 Tahun dengan Mesin Kopi Terbatas, Hanya 1.926 Unit
Artikel Terkait
-
Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli
-
Kalah Saing Honda Pilih Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan Mulai 2026
-
5 Mobil Murah dan Bandel Cocok untuk Belajar Nyetir, Intip Rekomendasi Pakar
Hobi
-
Bukan Situs Ilegal! Ini Deretan Platform Resmi untuk Streaming Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Resmi ke Persija, Mampukah Formula Sukses Timnas Terulang?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
Terkini
-
Ulasan Buku How To Start, Saatnya Memulai Mimpi dan Keluar Zona Nyaman
-
Larangan Tumbler: Saat Kebiasaan Ramah Lingkungan Berhenti di Pintu Bioskop
-
Dunia Semakin Canggih, tetapi Mengapa Banyak Orang Ingin Hidup Sederhana?
-
UU Polri Baru Disahkan, tapi Reformasi Butuh Lebih dari Sekadar Pasal
-
Dahdah yang Mengasuh Debu