Hasil positif ditorehkan oleh duo wing back Timnas Indonesia yang berkiprah di Liga Thailand, Asnawi Mangkualam Bahar dan Pratama Arhan. Kembali bermain memperkuat klub masing-masing pada Minggu (2/2/2025), dua pemain kesayangan Shin Tae-yong tersebut sukses mengantarkan timnya meraup poin penuh.
Menyadur laman transfermarkt, Asnawi yang kembali dipercaya untuk mengawal sisi kanan penyerangan Port FC, berhasil mengantarkan timnya menang tips 1-0 atas tim kuat Buriram United. Uniknya, kemenangan tipis tersebut diraih oleh Asnawi dan kolega ketika mereka bertindak sebagai tim tamu dan bermain di bawah tekanan tim lawan hampir di sepanjang permainan berjalan.
Namun demikian, Port FC yang lebih bermain bertahan dan berfokus pada skema serangan balik, justru berhasil mencuri kemenangan melalui gol tunggal lesakan kaki kiri Chinnawat Whongcai ketika pertandingan berjalan 25 menit. Dalam catatan transfermarkt, pada pertandingan ini Asnawi Mangkualam tampil penuh selama 90 menit alias tak tergantikan.
Seolah tak mau kalah dengan sang kompatriot yang sukses mengantarkan klubnya mencuri kemenangan dari Buriram di kandang sang lawan, Pratama Arhan juga melakukan hal serupa.
Namun, berbeda dengan Asnawi dan Port FC yang meraih 3 poin penuh di kandang Buriram, Pratama Arhan dan rekan-rekannya di True Bangkok United melakukan hal itu di kandang sendiri.
Melawan tim medioker Nakhonratchasima Mazda FC, klub persinggahan Arhan Pratama setelah melanglangbuana ke Liga Asia Timur tersebut menaklukkan sang lawan dengan skor tipis 2-1.
Dari laman match report transfermarkt, dua gol kemenangan Bangkok United diciptakan oleh Muhsen Al-Ghassani pada menit ke-26 dan 71, sementara gol balasan dari tim tamu diciptakan oleh Deyvison Fernandes ketika pertandingan berjalan 42 menit. Pada pertandingan ini, Arhan tercatat bermain selama 63 menit dan digantikan oleh Peerapat Notchaiya.
Semakin impresifnya dua wing back Timnas Indonesia ini tentunya menjadi sebuah modal yang berharga bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Dengan tren impresif yang terus ditunjukkan oleh keduanya, maka Kluivert saat ini memiliki banyak stok untuk sisi lini pertahanan, dan tentunya bisa dimanfaatkan untuk memperkuat skuatnya di laga melawan Australia dan Bahrain.
Dengan formasi favorit sang pelatih yang mengandalkan empat bek di belakang, tentunya Arhan dan Asnawi menjadi opsi yang bisa ditempuh oleh Kluivert, selain mengandalkan para pemain abroad Indonesia yang kini tengah berkompetisi di belahan bumi Eropa.
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
PSSI: Kompensasi Shin Tae-yong Sudah Dibayar Sesuai Kontrak
-
Apes! Proses Naturalisasi Terkendala, Jairo Riedewald Merugi Rp59 Juta
-
Kian Tampil Baik di Klub, Pratama Arhan Kirim Kode ke Patrick Kluivert?
-
Ole Romeny: Saya Tidak Sabar
-
Statistik Ngeri Pratama Arhan vs Nakhon Ratchasima, Menangi Semua Duel atas Lawannya di Liga Thailand
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong