Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025 bersiap untuk menggelar laga fase grup di Gimnasium Conson, Qingdao, China mulai Selasa (11/02/2025). Terkait susunan laga fase grup, setiap grup akan dijadwalkan satu pertandingan saja.
Pada laga hari pertama, di Grup A akan ada pertandingan antara tim China dan tim Singapura.
Grup B mempertandingkan tim Indonesia kontra tim Hong Kong. Untuk Grup C akan ada laga antara tim Jepang melawan tim Kazakhstan. Terakhir dari Grup D ada laga tim Korea Selatan kontra tim Macau.
Jika ditelisik lebih jauh, laga hari pertama BAMTC 2025 ini mempertandingkan unggulan pertama dari setiap grup, yaitu China, Indonesia, Jepang, dan Korea Selatan.
Tidak menampik kemungkinan jika peluang kemenangan akan menjadi milik tim unggulan di setiap grup.
Meski begitu, poin kemenangan yang diraih belum bisa dipastikan dan masih harus menunggu hasil pertandingan sebab apa pun masih mungkin terjadi di lapangan.
Terlebih setiap tim harus mengantongi tiga kemenangan untuk mendapat poin dan unggul dari tim lainnya.
Namun, kelima partai tetap akan dipertandingkan dalam laga fase grup ini. Hal ini menjadi penting untuk menghitung gap skor nanti saat menentukan dua tim teratas dari masing-masing grup yang lolos dan berhak melaju ke babak knock out.
Di sisi lain, laga pada Grup A dan Grup B akan menjadi salah satu pertandingan yang mencuri atensi badminton lovers.
Meski China tidak menurunkan atlet senior dan hanya mengirim pelapis, tetapi kemampuan mereka tetap tidak bisa diremehkan.
Terlebih untuk menghadapi Singapura yang memiliki beberapa nama potensial, seperti Loh Kean Yew, Jason Teh, hingga Yeo Jia Min.
Sementara laga Grup B juga tidak kalah seru mengingat pemain muda Indonesia akan menghadapi wakil Hong Kong yang cukup familier.
Di nomor tunggal putra misalnya, Alwi Farhan akan kembali bertemu dengan Angus Ng Ka Long di partai ketiga nanti.
Jadwal Laga Hari Pertama Fase Grup di BAMTC 2025
Grup A: China vs Singapura
Grup B: Indonesia vs Hong Kong
Grup C: Jepang vs Kazakhstan
Grup D: Korea Selatan vs Macau
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Bicara Soal Kartini di 2026: Apakah Emansipasi Perempuan Masih Relevan?
-
Surat Kartini dan Kita: Mengapa Menulis Adalah Bentuk Perlawanan yang Tak Pernah Mati
-
Speak Up Like Kartini: Emansipasi Perempuan di Era Media Sosial
-
Kartini Reborn: Perempuan Gen Z dan Hak untuk Menentukan Hidup
-
Jadi Perempuan di Era Gen Z: Melanjutkan Mimpi Kartini dengan Cara Kita
Artikel Terkait
Hobi
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Brap Brap Brap! RX-7 VeilSide Han di Tokyo Drift Masih Jadi Mimpi Anak JDM
-
Gelar Juara Dunia Terbuka, Jorge Martin Tak Menolak Jika Ada Kesempatan
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Jadwal MotoGP Jerez 2026: Usai Libur Panjang, Tim Mana yang akan Bersinar?
Terkini
-
Resensi Buku Bintang Merah Menerangi Dunia Ketiga: Warisan Revolusi Oktober 1917.
-
4 Physical Sunscreen Lokal Allantoin, Redakan Kemerahan pada Kulit Sensitif
-
Doraemon Rilis Episode Spesial Berlatar Vietnam, Tayang 23 Mei
-
Sinopsis Drama Jepang 'Sukui, Sukuware', Dibintangi Sakaguchi Tamami
-
Selepas Nadir Terukur